Persaingan Marketplace Furniture Indonesia Makin Ketat

Kamis, 27 Agustus 2015 - 11:24 WIB
Persaingan Marketplace...
Persaingan Marketplace Furniture Indonesia Makin Ketat
A A A
JAKARTA - FurnishLab adalah salah satu e-Commerce lokal yang mencoba mendulang sukses di ranah furniture. Mereka ingin mengangkat produk furniture dan dekorasi karya desainer lokal.

“Kami menyediakan produk furniture dan dekorasi rumah dengan desain menarik namun memiliki harga bervariasi sesuai budget konsumen,” ungkap pendiri FurnishLab Ericko Hartanto. Dia menambahkan, perusahaan bekerjasama dengan desainer lokal untuk terus menghasilkan karya berkualitas, serta mudah dijangkau oleh konsumen lewat marketplace.

Ericko, sapan akrabnya menuturkan, bahwa keputusan mendirikan FurnishLab diambil. Menurutnya, marketplace di produk furniture dan dekorasi rumah memiliki prospek bagus kedepannya. Di Indonesia walau hal ini terbilang baru, namun menjanjikan.

“Berdasarkan hasil riset Euromonitor, hingga 2018 industri furniture Indonesia diperkirakan akan tumbuh dari Rp40 triliun ke Rp50 triliun. Walaupun prospeknya sangat menjanjikan, akan tetapi kompetisi di sektor ini sangat tinggi. Apalagi sebagai sebuah startup kami harus bersaing dengan toko furniture konvensional yang sudah memiliki customer base dan supply chain teruji,” paparnya. Namun, marketplace serupa FurnishLab masih memberikan harga mahal.

Nah, hal itu yang menjadi pertimbangan didirikannya FurnishLab. Startup ini resmi meluncurkan layanan berbasis web, pada 1 April 2015 dengan jumlah produk sekitar 150 stock keeping unit (SKU). “Kami harus memvalidasi dulu ide bisnis kami dengan sharing ke beberapa arsitek, desainer interior, dan pelaku lain di industri furniture. Hingga saat ini kami terus menambah ragam produk serta bentuk layanan kepada konsumen,” ucapnya.

Pada awalnya, lanjut Ericko, FurnishLab harus mencari desainer atau bengkel industri furniture untuk memasarkan produk mereka di FurnishLab. Namun seiring perkembangannya kini sudah banyak pihak yang dengan sendirinya mengajukan diri untuk memasarkan produknya lewat marketplace tersebut.

“Kami telah memiliki 26 merchant yang terdiri dari desainer, manufaktur dan pemilik brand yang memasok seluruh produk kami yang saat ini berjumlah sekitar 450 SKU. Dalam memilih produk untuk ditampilkan di FurnishLab, kami juga melihat kecocokan produk dari segi harga, kualitas, desain produk serta brand,” jelas Ericko. Layanan yang diberikan FurnishLab bisa dibilang hampir serupa dengan kebanyakan e-commerce lainnya.

Misalnya pengiriman gratis ke seluruh wilayah Jabodetabek, termasuk hari Sabtu dan Minggu. Selain itu, karena produknya berupa furniture, FurnishLab juga menyediakan jasa instalasi gratis ketika produk sampai di tangan konsumen. “Untuk menjaga kepuasan konsumen, kami memberikan fasilitas gratis pengembalian barang dalam waktu 14 hari. Untuk produk furniture, kami juga memberikan garansi produk selama 6 atau 12 bulan,” tambah Ericko.
(dyt)
Berita Terkait
Langkah E-commerce Dorong...
Langkah E-commerce Dorong UMKM Memaksimalkan Teknologi Digital
Ramaikan Pasar e-commerce,...
Ramaikan Pasar e-commerce, Market America Worldwide | SHOP.COM Resmi Masuk Indonesia
Asosiasi E-commerce:...
Asosiasi E-commerce: Pemberantasan Thrifting Harus Hati-hati
Waspada, Social Commerce...
Waspada, Social Commerce Bakal Digerus AI Commerce
Ipsos 2025 Membedah:...
Ipsos 2025 Membedah: Bagaimana UMKM dan Brand Lokal Berjuang di Arena E-Commerce?
ABC Berdayakan Para...
ABC Berdayakan Para Ibu Melalui Social Commerce
Berita Terkini
5 Cara Memilih Tempat...
5 Cara Memilih Tempat Top Up Game yang Terpercaya, AntiScam!
46 menit yang lalu
Desain Elegan Minimalis...
Desain Elegan Minimalis ASUS ROG Zephyrus G16 GU606 Nyaman untuk Kerja dan Gaming
5 jam yang lalu
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
8 jam yang lalu
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
18 jam yang lalu
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
21 jam yang lalu
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
21 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved