Smartphone Bercitra Rasa Supercar

Senin, 03 Agustus 2015 - 10:40 WIB
Smartphone Bercitra...
Smartphone Bercitra Rasa Supercar
A A A
JAKARTA - Sebuah produsen smartphone menciptakan smartphone yang digambarkan sebagai "supercar". ”Tidak semua orang suka Toyota,” ujar CEO Turing Robotic Industries Syl Chao. Menurut dia, ada yang menggemari Aston Martin, Lamborghini, dan Ferrari. Nah, mayoritas smartphone yang dijual sekarang adalah Toyota.

Turing Phone merupakan gambaran Chao akan sebuah supercar. Mahal, sangat segmented, dan punya fitur yang jelas tidak dimiliki oleh “Toyota”. Hadir dalam tiga pilihan warna, smartphone Turing punya form factor yang unik. Desain bodi yang serba tajam.

Tajam di sudut-sudutnya, bahkan tajam di bentuk permukaan bodinya. Seperti pesawat luar angkasa. Layarnya besar, berukuran 5.5 inci dan berjalan dengan Android 5.1. Turing memiliki tiga varian. Yakni Pharaoh, Cardinal, dan Beowulf. Jangan bayangkan ”supercar” ini punya mesin yang jauh lebih besar dibanding normalnya Toyota.

Sebab, Turing hanya menggunakan prosesor Snapdragon lama dan memori internal 16 GB. Meski, kameranya cukup update, dengan kamera 13 MP utama dan 8 MP di depan. Menariknya, ponsel ini tidak memiliki port USB ataupun headphone jack. Hanya ada satu slot yang mirip slot MagSafe di MacBook dan Bluetooth.

Nah, software di dalamnya tidak kalah unik. Semuanya dikustomisasi. Chao mengklaim hasilnya adalah sebuah “masterpiece”, dimana seluruh OS Android di rombak habis.

Ia membayangkan ponsel tersebut untuk desainer, ataupun orang yang ingin tampil beda. Bodi ponsel Turing terbuat dari Liquidmorphium, yang diklaim lebih kuat dari besi atau alumunium, tapi lebih efisien di proses manufakturingnya, dan diprediksi akan jadi bahan yang digunakan ponsel dimasa depan.

Jadi, ponsel ini akan sulit dihancurkan. Turing juga anti-air lewat teknologi nano coating di bagian internalnya. Tidak ada seal atau karet. Air akan masuk melalui semua komponen di dalam ponsel, tapi ponsel tetap bisa bekerja sempurna. Fitur terpenting dari Turing justru sektor keamanan. Semua software-nya dienkripsi.

Termasuk setiap aplikasi yang dijalankan. Bahkan, didalamnya ada “koin Turing”, cryptocurrency semacam mirip Bitcoin. Fingerprint reader untuk membuka ponsel ada di sisi samping, dirancang agar server dan pihak ketiga tidak bisa mengakses. Pendeknya, Turing Phone dirancang untuk tidak bisa dihack.
(dyt)
Berita Terkait
GeekBench Sebut vivo...
GeekBench Sebut vivo Sudah Punya Smartphone Kelas Menengah Terbaru
Beredar Warna Poco F2...
Beredar Warna Poco F2 Pro Lengkap dengan Harga Mahalnya
Dua Smartphone Misterius...
Dua Smartphone Misterius realme Singgah di Website TENAA
Mau Beli Gadget Baru?...
Mau Beli Gadget Baru? Ini Dia Barisan Ponsel Terbaru di Pekan Ini
Comeback, HTC Bakal...
Comeback, HTC Bakal Resmikan Desire 20 Pro Pada 16 Juni
Bocoran Handphone Xiaomi...
Bocoran Handphone Xiaomi Terbaru, Poco C3 Beredar di Internet
Berita Terkini
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
1 jam yang lalu
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
2 jam yang lalu
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
7 jam yang lalu
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
7 jam yang lalu
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
8 jam yang lalu
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
8 jam yang lalu
Infografis
Smartphone dan Komputer...
Smartphone dan Komputer akan Bebas dari Tarif Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved