Telkom: Tidak Ada Data Pemerintah Ditempatkan di Singapura
Minggu, 21 Juni 2015 - 19:07 WIB
Telkom: Tidak Ada Data Pemerintah Ditempatkan di Singapura
A
A
A
JAKARTA - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) memastikan pengoperasian data center dan disaster recovery center milik pemerintah dilakukan di Indonesia, bukan ditempatkan di Singapura.
Seperti diketahui, Telkom melalui entitas anak perusahaannya, Telekomunikasi Indonesia International Pte Ltd Singapore (Telin Singapore) telah melakukan groundbreaking data center ketiga di Jurong.
Data center yang dinamakan Telin-3 ini akan melengkapi dua data center yang telah dimiliki Telin Singapore sebelumnya di Changi dan Tai Seng. Data center yang ditargetkan beroperasi pada triwulan ketiga 2016 tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi Telin Singapore sebagai strategic hub bagi Telkom Group yang menghubungkan Indonesia dengan belahan dunia lain. (Baca: Bangun Pusat Data di Singapura, Bisa Ancam Indonesia)
Vice President Corporate Communication Telkom, Arif Prabowo menyatakan, layanan data center Telin Singapore memang ditujukan hanya untuk menyasar perusahaan-perusahaan global yang berbasis di Singapura.
"Telin-3 yang dibangun dan dua data center lainnya ditujukan untuk menggaet perusahaan Singapura dan perusahaan multinasional yang ada Singapura," ujar Arif dalam rilisnya di Jakarta, Minggu (21/6/2015).
Sementara untuk Data Center dan Disaster Recovery Center (DRC) dari pelanggan Government atau pemerintah yang dihandle Telkom dilaksanakan di Indonesia melalui entitas anaknya, Telkomsigma.
Sehingga, kata Arif, tidak ada data pemerintah yang ditempatkan di Singapura karena semuanya dikelola dan dioperasikan oleh Telkomsigma di Indonesia. Telkomsigma telah memiliki tiga data center yang beroperasi secara aktif, yakni di Serpong, Sentul dan Surabaya. Telkomsigma juga sedang membangun data center di beberapa kota, salah satunya Balikpapan.
"Untuk project pemerintah, semuanya dikelola Telkomsigma di Indonesia. Sehingga ini merupakan dua hal yang berbeda. Tidak ada sama sekali data Pemerintah Indonesia yang ditempatkan di Singapura. Sementara itu, hingga saat ini Telkom tidak mengelola data center untuk Badan Cyber Nasional," jelas Arif.
Diketahui, Telin-3 dirancang untuk memenuhi permintaan dan kebutuhan layanan data center premium, tidak hanya di Singapura namun juga untuk kawasan regional dan global market. Di mana Telin Singapore berperan sangat penting dalam menyediakan layanan konektivitas telekomunikasi global yang diandalkan, aman dan stabil.
Baca: Klarifikasi Rini soal Pusat Data Nasional di Singapura
Seperti diketahui, Telkom melalui entitas anak perusahaannya, Telekomunikasi Indonesia International Pte Ltd Singapore (Telin Singapore) telah melakukan groundbreaking data center ketiga di Jurong.
Data center yang dinamakan Telin-3 ini akan melengkapi dua data center yang telah dimiliki Telin Singapore sebelumnya di Changi dan Tai Seng. Data center yang ditargetkan beroperasi pada triwulan ketiga 2016 tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi Telin Singapore sebagai strategic hub bagi Telkom Group yang menghubungkan Indonesia dengan belahan dunia lain. (Baca: Bangun Pusat Data di Singapura, Bisa Ancam Indonesia)
Vice President Corporate Communication Telkom, Arif Prabowo menyatakan, layanan data center Telin Singapore memang ditujukan hanya untuk menyasar perusahaan-perusahaan global yang berbasis di Singapura.
"Telin-3 yang dibangun dan dua data center lainnya ditujukan untuk menggaet perusahaan Singapura dan perusahaan multinasional yang ada Singapura," ujar Arif dalam rilisnya di Jakarta, Minggu (21/6/2015).
Sementara untuk Data Center dan Disaster Recovery Center (DRC) dari pelanggan Government atau pemerintah yang dihandle Telkom dilaksanakan di Indonesia melalui entitas anaknya, Telkomsigma.
Sehingga, kata Arif, tidak ada data pemerintah yang ditempatkan di Singapura karena semuanya dikelola dan dioperasikan oleh Telkomsigma di Indonesia. Telkomsigma telah memiliki tiga data center yang beroperasi secara aktif, yakni di Serpong, Sentul dan Surabaya. Telkomsigma juga sedang membangun data center di beberapa kota, salah satunya Balikpapan.
"Untuk project pemerintah, semuanya dikelola Telkomsigma di Indonesia. Sehingga ini merupakan dua hal yang berbeda. Tidak ada sama sekali data Pemerintah Indonesia yang ditempatkan di Singapura. Sementara itu, hingga saat ini Telkom tidak mengelola data center untuk Badan Cyber Nasional," jelas Arif.
Diketahui, Telin-3 dirancang untuk memenuhi permintaan dan kebutuhan layanan data center premium, tidak hanya di Singapura namun juga untuk kawasan regional dan global market. Di mana Telin Singapore berperan sangat penting dalam menyediakan layanan konektivitas telekomunikasi global yang diandalkan, aman dan stabil.
Baca: Klarifikasi Rini soal Pusat Data Nasional di Singapura
(dmd)