Indonesia Bisa Bicara Banyak di Bisnis TIK

Rabu, 17 Juni 2015 - 14:22 WIB
Indonesia Bisa Bicara...
Indonesia Bisa Bicara Banyak di Bisnis TIK
A A A
JAKARTA - Indonesia diyakini bisa berbicara banyak di bisnis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) global dan regional karena memiliki sumber daya dan kekuatan finansial.

“Bicara bisnis TIK, ini kan padat modal dan karya. Indonesia bisa berbicara banyak di sektor ini asalkan mendapat dukungan regulasi, pemodalan, dan ekosistem. Buktinya, Telkom saja sudah go regional dan global dengan ekspansinya. Belum lagi, sejumlah hasil karya anak bangsa yang membanggakan, seperti solusi 4G dari Profersor Khoirul Anwar,” ungkap Founder IndoTelko Forum, Doni Ismanto Darwin di Jakarta, Rabu (16/6/2015).

Menurutnya, tak mudah bagi sebuah perusahaan atau perorangan untuk Go Global karena standar yang diterapkan kala berkompetisi di pasar internasional sangat tinggi.

“Misal, Telkom bisa mendapatkan tanah di Data Center Park di Jurong Park, Singapura. Itu tak mudah, tanah di sana kan sulit sekali, kompetisi ketat. Nah, proposal dari Telin Singapura (Anak usaha Telkom) yang pertama disetujui, kita harusnya bangga, artinya bisa mengalahkan pemain internasional karena pasti yang ikut bidding pemain top, Singapura kan salah satu Hub Internet internasional,” paparnya.

Apalagi, lanjut Doni, sejak tujuh tahun berdiri Telin Singapura telah memiliki dua Data Center di negeri itu dan selama ini melayani perusahaan multinasional. “Kalau saya lihat,Telin Singapura ini memang bentuk nyata ekspansi Telkom. Bermain di luar dan melayani pasar luar negeri. Artinya, Telkom bukan jago kandang. Semoga ini menjadi inspirasi bagi pemain lainnya,” paparnya.

Sebelumnya, Telkom menyatakan investasi yang dilakukan melalui pembangunan data center di Singapura difokuskan untuk menarik pendapatan dari pelanggan korporasi di Singapura. Diharapkan pelanggan tersebut dapat ditawarkan mirroring layanan ke Indonesia sehingga nantinya bisa dilayani dari Indonesia. Hingga akhirnya, Indonesia dapat menjadi hub untukkomunikasi Internet/data ke berbagai negara.

Isu Keamanan

Sementara itu, Advisor Indonesian Cloud Forum Mochammad James Falahuddin mengatakan hal yang wajar dalam mengembangkan bisnis teknologi informasi pemain seperti Telkom menggandeng mitra yang ahli di bidang itu.

“Telkom kan selama ini kuat di infrastruktur, sementara arahnya kalau bermain Teknologi Informasi itu di solusi. Biar catch up cepat, harus digandeng pemain yang sudah ahli. Implementasi strategi itu bisa dilihat di pembentukan TelkomTelstra dan tak lama lagi kabarnya dengan SingTel untuk menggarap pasar aplikasi,” katanya.

Menurutnya, hal yang perlu diperhatikan dalam pendirian perusahaan patungan tersebut dengan mitraa asing adalah isu keamanan dari solusi. Namun, hal ini bisa diatasi jika sejak perusahaan didirikan kedua pemegang saham menunjukan komitmen soal transparansi.

“Isu keamanan bisa dinyatakan sejak awal. Biasanya aplikasi itu kan disesuaikan dengan pasar yang dituju, tentu keamanan harus diperhatikan. Isu keamanan ini paling krusial di orang yang menjalankan, lihat saja NSA, bolongnya kan karena Edward Snowden bicara,” jelasnya.

Sebelumnya, Telkom berencana membentuk perusahaan patungan dengan Singapore Telecommunication Limited (SingTel) untuk menggarap pasar solusi TI di berbagai sektor usaha dengan memanfaatkan kapasitas data center di Indonesia yang sudah dimiliki Telkom, dimana saat ini sudah mencapai 70.000 m2.

Pemilihan SingTel sebagai mitra dikarenakan perusahaan ini sudah memiliki pengalaman dalam penyediaan aplikasi-aplikasi yang dibutuhkan oleh perusahan-perusahaan multi nasional.
(dmd)
Berita Terkait
Pengumuman! KB Bank...
Pengumuman! KB Bank Resmi Ganti Nama Perusahaan Jadi PT Bank KB Indonesia Tbk
Kinerja Meningkat, Digiserve...
Kinerja Meningkat, Digiserve Targetkan Pendapatan Naik 35%
Perkuat Infrastruktur...
Perkuat Infrastruktur IT, SILO Dorong Peningkatan Layanan
Kolaborasi Telkom dan...
Kolaborasi Telkom dan Conversant Hadirkan Solusi Distribusi Konten Digital Cepat dan Aman
Ini Perbedaan Perusahaan...
Ini Perbedaan Perusahaan Tbk dan Non-Tbk, Sudah Tahu Belum?
MNC Land Ganti Nama...
MNC Land Ganti Nama Jadi PT MNC Tourism Indonesia Tbk
Berita Terkini
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
2 jam yang lalu
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
9 jam yang lalu
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
10 jam yang lalu
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
14 jam yang lalu
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
15 jam yang lalu
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
16 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved