Google Maps Tambah StreetView Bawah Laut Indonesia

Jum'at, 05 Juni 2015 - 12:27 WIB
Google Maps Tambah StreetView...
Google Maps Tambah StreetView Bawah Laut Indonesia
A A A
MOUNTAIN VIEW - Untuk merayakan Hari Laut Sedunia pada 8 Juni nanti, Google Maps bekerja sama dengan XL Catlin Seaview Survey, NOAA's Office of National Marine Sanctuaries dan Chagos Conservation Trust, menambahkan gambar StreetView bawah laut baru untuk Indonesia.

Seperti yang disampaikan dalam siaran persnya, Jumat (5/6/2015), hanya dengan sekali klik, Anda dapat menyelam dan berenang bersama makhluk laut paling eksotis dan menakjubkan seperti ikan Mola-Mola yang misterius dan berukuran besar di Bali.
Mola-mola, ikan bertulang paling besar di dunia, teluk Nusa Penida, Bali.

Berikut highlight gambar-gambar StreetView terbaru dari bawah laut Indonesia:
1. The Liberty Wreck, Tulamben, Bali, Indonesia.
2. Jaco Island, Timor Leste.
3. Nudi's Retreat, Manado, Indonesia.
4. Indonur Wreck, Karimun Jawa Island, Indonesia.
5. Cape Kri, Raja Ampat, Indonesia.
6. Batu Rufus, Raja Ampat, Indonesia.
7. Mola Mola, Crystal Bay, Nusa Penida, Indonesia.

Bagi Google Maps, kunci penting untuk melestarikan laut adalah dengan memetakannya. Karena laut terus berubah, Google Maps juga harus beradaptasi dengan menciptakan teknologi baru mendokumentasikan keadaan laut saat ini, dan memantau perubahannya dari tahun ke tahun.

“Pada hari Laut Sedunia kali ini, kami harap Anda semakin terinspirasi mempelajari lebih jauh tentang perubahan kondisi lautan. Ayo selami dalamnya lautan, libatkan diri Anda untuk melindungi lautan, pahami bagaimana peran lautan dalam menopang hidup kita, sehingga kita bisa lebih menjaganya,” kata Program Manager Google Ocean, Brian Sullivan.

Setiap gambar yang ada di Google Maps adalah rekaman digital lokasi yang dibuat menggunakan GPS, dan dapat digunakan sebagai patokan untuk memantau perubahan lautan yang terjadi seiring waktu. Dua gambar terumbu karang dalam rentang satu tahun, memperlihatkan dampak naiknya suhu air laut.
(dyt)
Berita Terkait
Google Siapkan Rp14,8...
Google Siapkan Rp14,8 Triliun untuk Bayar Konten Penerbit Berita
Google Bayar Konten...
Google Bayar Konten Berita
Pencarian Sejumlah Sektor...
Pencarian Sejumlah Sektor Utama di Google Alami Perubahan selama Pandemik
Google Umumkan Kata...
Google Umumkan Kata Kunci yang Banyak Dicari Selama 2020
Google Bisa Besar Selama...
Google Bisa Besar Selama 22 Tahun karena Kesalahan di Awal
Google Photos Akan Diintegrasikan...
Google Photos Akan Diintegrasikan ke Chrome OS
Berita Terkini
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
1 jam yang lalu
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
1 jam yang lalu
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
1 jam yang lalu
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
1 jam yang lalu
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
2 jam yang lalu
Tragedi Bitcoin: Rp72...
Tragedi Bitcoin: Rp72 Triliun Hangus Terseret Tren Terburuk Sejak Agustus!
4 jam yang lalu
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved