Cara Unik Landak Bertahan dari Suhu Panas, Hidungnya Selalu Berair seperti Orang Flu

Rabu, 18 Januari 2023 - 10:38 WIB
loading...
Cara Unik Landak Bertahan...
Rahasia landak semut atau Echidna bertahan hidup dalam cuaca yang sangat panas dengan mengeluarkan cairan dari hidungnya. Foto/Wikipedia/Live Science
A A A
CANBERRA - Rahasia landak semut atau Echidna bertahan hidup dalam cuaca yang sangat panas terungkap. Salah satunya adalah mengeluarkan cairan seperti orang yang sakit flu agar hidungnya tetap basah dan bertahan dari suhu yang menyengat .

Landak Echidna berparuh pendek (Tachyglossus aculeatus) ditemukan di seluruh Australia di tempat-tempat yang suhu udaranya melebihi ambang batas. Padahal Echidna tidak dapat bertahan hidup pada suhu yang panas lebih dari 35 derajat celcius.

Landak Echidna yang dikenal sebagai hewan berdarah panas, atau endotermik, memiliki beberapa cara untuk tetap sejuk saat udara di sekitarnya lebih panas daripada suhu tubuhnya. Salah satu pilihan adalah keluar hanya pada malam hari dan tidur di liang atau di batang kayu berlubang pada siang hari yang panas.

Baca juga; Suhu Panas Mencapai 19,4 Derajat Celcius Selimuti Alaska

Opsi kedua adalah penguapan. Sebagian besar mamalia melakukannya dengan berkeringat. Beberapa mamalia seperti kangguru, menjilat lengan atau kakinya untuk menguapkan kelebihan panas tubuh.

Tapi Echidna tidak berkeringat atau menjilat diri sendiri. Opsi ketiga adalah terengah-engah agar tetap tenang (seperti halnya anjing), tetapi landak juga tidak melakukannya. Sampai akhirnya terungkap bahwa landak Echidna selalu mengeluarkan cairan dari hidungnya.

Petunjuk pertama diketahui saat mahasiswa doktoral Cooper sedang mempelajari metabolisme Echidna di laboratorium. Mereka mengukur tingkat pernapasan dan kehilangan air Echiidna pada berbagai suhu dan tingkat kelembapan.

“Kami memperhatikan bahwa Echidna akan mengeluarkan gelembung dari hidungnya ketika kami memaparkannya ke suhu yang lebih tinggi. Kami berhipotesis bahwa mungkin ini adalah mekanisme pendinginan,” kata Christine Cooper, peneliti School of Molecular and Life Sciences di Universitas Curtin di Australia kepada Live Science, Rabu (18/1/2023).

Baca juga; Muncul Kawah Vulkanik di Bawah Pulau Santorini, Dikhawatirkan Picu Letusan Besar

Penemuan awal itu membuat Cooper melakukan penelitian di lapangan, sekitar 100 mil atau 170 kilometer tenggara Perth, tempat ideal untuk mengamati Echidna di alam liar. Cooper membawa kamera termal beresolusi tinggi yang mampu mengukur berbagai suhu tubuh Echidna dan udara sekitarnya.

Cara Unik Landak Bertahan dari Suhu Panas, Hidungnya Selalu Berair seperti Orang Flu


Cooper menemukan bahwa setiap kali suhu lingkungan sekitar melebihi suhu tubuh Echidna, paruhnya akan tetap dingin. Faktanya, paruh tersebut menjaga Echidna tetap dingin, karena hidungnya beringus atau berair. “Alasan utama mereka menjaga hidung tetap lembap adalah electroreception,” jelas Cooper.

Echidna memakan semut dan rayap, yang mereka temukan di bawah tanah dengan mendeteksi impuls listrik yang dilepaskan oleh kontraksi otot mangsanya. Agar elektroreseptor hidung mereka berfungsi, mereka harus lembap. “Kami pikir mereka meningkatkannya saat suhu panas, jadi peran lainnya sebagai adalah termoregulasi,” beber Cooper.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Benua Australia Bergerak...
Benua Australia Bergerak Cepat, NOAA: Berpotensi Menabrak Indonesia
Australia Blokir TikTok...
Australia Blokir TikTok & Instagram U-16 Mulai 10 Desember, 1 Juta Akun Remaja Terdampak
Gangguan Jaringan Optus...
Gangguan Jaringan Optus Merenggut Tiga Nyawa di Australia
Panas Ekstrem di Spanyol...
Panas Ekstrem di Spanyol Jadi yang Terburuk di Eropa
Turki Catat Suhu Terpanas...
Turki Catat Suhu Terpanas Sepanjang Sejarah Mencapai 50,5 Derajat Celcius
Gelombang Panas Global...
Gelombang Panas Global Tercatat Melebihi Batas Normal
Alwi Farhan Juara Australia...
Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, Indonesia Bawa Pulang 1 Gelar dan 2 Runner Up
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Rekomendasi
BMKG: Indonesia Bagian...
BMKG: Indonesia Bagian Selatan Makin Kering, Musim Kemarau Meluas
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Berita Terkini
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Industri, Hypernet Technologies Perkokoh Kemitraan Strategis di Bravo 500 Summit 2026
Infografis
Ratusan Orang Meninggal...
Ratusan Orang Meninggal Akibat Suhu Panas di Kanada
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved