5 Kecanggihan Kendaraan Tempur Infanteri M2A4 Bradley, Nomor 3 Bisa Hancurkan Tank
Selasa, 17 Januari 2023 - 23:59 WIB
loading...
Kendaraan Tempur Infanteri M2A4 Bradley atau M2A4 Bradley Infantry Fighting Vehicle (IFV) merupakan bagian integral dari Tim Tempur Brigade Lapis Baja (ABCT) Angkatan Darat AS. Foto/Military
A
A
A
WASHINGTON - Kendaraan Tempur Infanteri M2A4 Bradley atau M2A4 Bradley Infantry Fighting Vehicle (IFV) merupakan bagian integral dari Tim Tempur Brigade Lapis Baja (ABCT) Angkatan Darat Amerika Serikat (AS). M2A4 Bradley adalah platform tempur yang terbukti memberikan kemampuan bertahan hidup, mobilitas, dan daya hancur yang luar biasa.
M2A4 Bradley adalah kendaraan angkut lapis baja ringan pada berbagai medan dengan perlindungan dari tembakan artileri dan senjata kecil. M2A4 Bradley digunakan dalam pertempuran infanteri mekanis dan kavaleri lapis baja karena dilengkapi senapan mesin dan rudal anti-tank.
M2A4 Bradley merupakan merupakan versi yang sudah ditingkatkan atau dimodernisasi dari platform M2A3 Bradley yang banyak digunakan keluarga M2 Bradley. Berikut 5 kecanggihan Kendaraan Tempur Infanteri M2A4 Bradley dirangkum dari laman military-today, baesystems, Selasa (17/1/2023).
1. Perlindungan Terbaik Pasukan Infanteri
Peran utama dari kendaraan lapis baja M2A4 Bradley adalah menyediakan transportasi yang terlindungi bagi pasukan infanteri untuk melakukan kontak dekat dengan musuh. M2A4 Bradley menawarkan tingkat perlindungan yang lebih baik bagi personel infanteri dibandingkan kendaraan lapis baja M113A3 atau M1126 Stryker.
Baca juga; Setelah Bradley, AS Pertimbangkan Kirim Ranpur Stryker ke Ukraina
Busur depan M2A4 Bradley tahan terhadap peluru penembus lapis baja 30 mm. Perlindungan menyeluruh mampu mengatasi senjata penembus lapis baja 14,5 mm. M2A4 Bradley dilengkapi dengan sistem pencegah kebakaran baru dan jammer IED baru. Beberapa M2A4 Bradley dilengkapi dengan sistem proteksi aktif.
2. Punya Kemampuan Amfibi
Meskipun penampilannya besar, M2A4 Bradley mempunyai kemampuan amfibi dengan penggunaan ponton tiup. Fitur ini melekat pada bagian depan dan samping kendaraan sebelum memasuki air. Di atas air, kendaraan lapis baja ini digerakkan oleh roda rantainya.
M2A4 Bradley dapat diangkut melalui jalur udara diterbangkan menggunakan pesawat angkut militer C-17 Globemaster III atau C-5M Super Galaxy. Kendaraan tempur infanteri M2A4 Bradley dioperasikan oleh 3 awak, terdiri dari komandan, pengemudi, dan penembak.
Baca juga; Cockerill i-X, Kendaraan Lapis Baja Futuristik yang Mampu Melesat 200 Km/Jam
3. Dapat Menghancurkan Tank
M2A4 Bradley dapat menghancurkan tank lawan karena dibekali peluru kendali anti-tank TOW 2 atau Tube-launched Optically-tracked Wire-guided (TOW). Rudal ini ditembakkan dari peluncur tabung ganda yang berada di bagian turret.
Ada dua rudal yang dipasang pada peluncur tabung ganda dibawa ditambah dua lainnya disimpan di dalam kendaraan. Rudal ini memiliki jangkauan maksimum 3,75-4,5 km dan memberikan kemampuan anti-armor yang cukup besar. Selain itu, juga dibekali 2 peluru kendali anti-tank Javelin yang dapat dibawa di dalam kendaraan.
Baca juga; Rusia Kehilangan Tank Tercanggih T-90M Proryv, Hancur Dihantam Peluncur Granat AT-4
4. Mesin Lebih Bertenaga
![5 Kecanggihan Kendaraan Tempur Infanteri M2A4 Bradley, Nomor 3 Bisa Hancurkan Tank]()
M2A4 Bradley menggunakan Cummins VTA-903T diesel yang menghasilkan daya 675 hp sehingga lebih bertenaga dibandingkan varian M2A3 atau M2A2. M2A4 Bradley mampu menjelajah berbagai medan berat dengan kecepatan 41 mil/jam atau 65,9 km/jam dan jangkauan sejauh 300 mil atau 482 km.
Mesin baru ini membuat M2A4 Bradley lincah meskipun memiliki bobot lebih berat dan mampu membawa 7 personel infanteri melalui pintu belakang. Dengan transmisi baru dan mesin terletak di bagian depan lambung sehingga lebih mudah untuk dirawat dan diservis.
5.Sistem Elektronik Canggih
M2A4 Bradley memiliki sistem elektronik yang telah ditingkatkan sehingga sistem manajemen daya mesin pintar terintegrasi jejaring radio taktis, dan sistem manajemen pertempuran. Sistem elektronik ini termasuk pengintai laser yang aman untuk mata, sistem penentuan posisi dan navigasi global, serta perangkat penglihatan pengemudi yang ditingkatkan.
Baca juga; Kehebatan Artileri Standar NATO Kaliber 155 Milimeter, Mampu Menembakkan Proyektil Sejauh 40 Km
Konfigurasi Appliqué opsional memberikan kesadaran situasional melalui sistem komputer Appliqué Force XXI Battle Command Brigade and Below (FBCB2). Sistem ini juga memberikan tingkat akurasi daya tembak rudal TOW, meriam Bushmaster 25 mm, dan senapan mesin koaksial 7,62 mm.
M2A4 Bradley adalah kendaraan angkut lapis baja ringan pada berbagai medan dengan perlindungan dari tembakan artileri dan senjata kecil. M2A4 Bradley digunakan dalam pertempuran infanteri mekanis dan kavaleri lapis baja karena dilengkapi senapan mesin dan rudal anti-tank.
M2A4 Bradley merupakan merupakan versi yang sudah ditingkatkan atau dimodernisasi dari platform M2A3 Bradley yang banyak digunakan keluarga M2 Bradley. Berikut 5 kecanggihan Kendaraan Tempur Infanteri M2A4 Bradley dirangkum dari laman military-today, baesystems, Selasa (17/1/2023).
1. Perlindungan Terbaik Pasukan Infanteri
Peran utama dari kendaraan lapis baja M2A4 Bradley adalah menyediakan transportasi yang terlindungi bagi pasukan infanteri untuk melakukan kontak dekat dengan musuh. M2A4 Bradley menawarkan tingkat perlindungan yang lebih baik bagi personel infanteri dibandingkan kendaraan lapis baja M113A3 atau M1126 Stryker.
Baca juga; Setelah Bradley, AS Pertimbangkan Kirim Ranpur Stryker ke Ukraina
Busur depan M2A4 Bradley tahan terhadap peluru penembus lapis baja 30 mm. Perlindungan menyeluruh mampu mengatasi senjata penembus lapis baja 14,5 mm. M2A4 Bradley dilengkapi dengan sistem pencegah kebakaran baru dan jammer IED baru. Beberapa M2A4 Bradley dilengkapi dengan sistem proteksi aktif.
2. Punya Kemampuan Amfibi
Meskipun penampilannya besar, M2A4 Bradley mempunyai kemampuan amfibi dengan penggunaan ponton tiup. Fitur ini melekat pada bagian depan dan samping kendaraan sebelum memasuki air. Di atas air, kendaraan lapis baja ini digerakkan oleh roda rantainya.
M2A4 Bradley dapat diangkut melalui jalur udara diterbangkan menggunakan pesawat angkut militer C-17 Globemaster III atau C-5M Super Galaxy. Kendaraan tempur infanteri M2A4 Bradley dioperasikan oleh 3 awak, terdiri dari komandan, pengemudi, dan penembak.
Baca juga; Cockerill i-X, Kendaraan Lapis Baja Futuristik yang Mampu Melesat 200 Km/Jam
3. Dapat Menghancurkan Tank
M2A4 Bradley dapat menghancurkan tank lawan karena dibekali peluru kendali anti-tank TOW 2 atau Tube-launched Optically-tracked Wire-guided (TOW). Rudal ini ditembakkan dari peluncur tabung ganda yang berada di bagian turret.
Ada dua rudal yang dipasang pada peluncur tabung ganda dibawa ditambah dua lainnya disimpan di dalam kendaraan. Rudal ini memiliki jangkauan maksimum 3,75-4,5 km dan memberikan kemampuan anti-armor yang cukup besar. Selain itu, juga dibekali 2 peluru kendali anti-tank Javelin yang dapat dibawa di dalam kendaraan.
Baca juga; Rusia Kehilangan Tank Tercanggih T-90M Proryv, Hancur Dihantam Peluncur Granat AT-4
4. Mesin Lebih Bertenaga

M2A4 Bradley menggunakan Cummins VTA-903T diesel yang menghasilkan daya 675 hp sehingga lebih bertenaga dibandingkan varian M2A3 atau M2A2. M2A4 Bradley mampu menjelajah berbagai medan berat dengan kecepatan 41 mil/jam atau 65,9 km/jam dan jangkauan sejauh 300 mil atau 482 km.
Mesin baru ini membuat M2A4 Bradley lincah meskipun memiliki bobot lebih berat dan mampu membawa 7 personel infanteri melalui pintu belakang. Dengan transmisi baru dan mesin terletak di bagian depan lambung sehingga lebih mudah untuk dirawat dan diservis.
5.Sistem Elektronik Canggih
M2A4 Bradley memiliki sistem elektronik yang telah ditingkatkan sehingga sistem manajemen daya mesin pintar terintegrasi jejaring radio taktis, dan sistem manajemen pertempuran. Sistem elektronik ini termasuk pengintai laser yang aman untuk mata, sistem penentuan posisi dan navigasi global, serta perangkat penglihatan pengemudi yang ditingkatkan.
Baca juga; Kehebatan Artileri Standar NATO Kaliber 155 Milimeter, Mampu Menembakkan Proyektil Sejauh 40 Km
Konfigurasi Appliqué opsional memberikan kesadaran situasional melalui sistem komputer Appliqué Force XXI Battle Command Brigade and Below (FBCB2). Sistem ini juga memberikan tingkat akurasi daya tembak rudal TOW, meriam Bushmaster 25 mm, dan senapan mesin koaksial 7,62 mm.
(wib)
Lihat Juga :