Bahaya! 2,5 Miliar Data Pengguna Google Chrome Rentan Dicuri Penjahat Siber
Senin, 16 Januari 2023 - 10:44 WIB
loading...
A
A
A
“Kerentanan ini kami temukan saat meninjau cara browser berinteraksi dengan sistem file. Khususnya, saat Chrome memproses symlink,” tulis blog mereka.
Dalam kasus Google Chrome, masalah muncul saat Chrome berinteraksi dengan symlink saat memproses file dan direktori.
“Ternyata browser tidak memeriksa dengan benar apakah symlink menunjuk ke lokasi yang tidak dimaksudkan untuk dapat diakses, yang memungkinkan pencurian file sensitif,” tulis mereka.
Imperva Red mengatakan bahwa penyerang dapat membuat situs web palsu yang menawarkan layanan dompet crypto baru.
Situs web tersebut dapat digunakan untuk menipu pengguna agar mereka membuat dompet baru dengan meminta mereka mengunduh file recovery keys.
Dalam kasus Google Chrome, masalah muncul saat Chrome berinteraksi dengan symlink saat memproses file dan direktori.
“Ternyata browser tidak memeriksa dengan benar apakah symlink menunjuk ke lokasi yang tidak dimaksudkan untuk dapat diakses, yang memungkinkan pencurian file sensitif,” tulis mereka.
Imperva Red mengatakan bahwa penyerang dapat membuat situs web palsu yang menawarkan layanan dompet crypto baru.
Situs web tersebut dapat digunakan untuk menipu pengguna agar mereka membuat dompet baru dengan meminta mereka mengunduh file recovery keys.
Lihat Juga :