Gempa Besar Guncang Planet Mars, Berlangsung 4 Jam dan Getarannya Terasa sampai 10 Jam
Rabu, 21 Desember 2022 - 09:19 WIB
loading...
InSight Mars Lander milik NASA mendeteksi gempa di Planet Mars (marsquakes) berkekuatan 4,7 yang berlangsung lebih dari empat jam. Foto/NASA/Live Science
A
A
A
FLORIDA - InSight Mars Lander milik NASA mendeteksi gempa di Planet Mars (marsquakes) berkekuatan 4,7 yang berlangsung lebih dari empat jam. Gempa mengirimkan gelombang permukaan seismik seluruhnya di sekitar lingkar planet dan ini merupakan pertama kali yang pernah terjadi di Mars.
Diberi label S1222a, Marsquake pada 4 Mei 2022 terjadi di wilayah tak terduga Mars di luar wilayah Cerberus Fossae yang aktif secara tektonik. Gelombang seismik ini mengungkapkan lapisan batuan sedimen dan vulkanik di kerak Planet Merah yang dapat mengindikasikan tabrakan di masa lalu dengan objek besar, seperti meteoroid atau komet.
“Meskipun peristiwa itu terjadi lebih dari 1.931 kilometer jauhnya, gelombang yang terekam di InSight begitu besar hingga hampir jenuh seismometer kami,” kata John Clinton, seismolog di Institut Teknologi Federal Swiss di Zurich, dikutip SINDOnews dari laman Live Science, Rabu (21/12/2022).
Baca juga; 3 Debu Setan di Mars Terlihat di Video Penerbangan Terakhir Ingenuity
InSight adalah platform stasioner di Mars yang diluncurkan NASA pada Mei 2018 dan mendarat di wilayah Elysium Planitia. InSight dilengkapi dengan seismometer untuk mempelajari kerak, mantel, dan inti Planet Mars.
Sejauh ini ditemukan bahwa wilayah planet Cerberus Fossae di timur laut rover adalah yang paling aktif secara tektonik. Namun, gempa terbaru yang diberi label S1222a terjadi 37 derajat tenggara InSight.
“Seismometer di atas pendarat InSight telah mencatat ribuan gempa mars tetapi tidak pernah sebesar ini. Gempa ini menghasilkan berbagai jenis gelombang, termasuk dua jenis gelombang yang terperangkap di dekat permukaan,” kata Caroline Beghein, profesor di departemen Ilmu Bumi, Planet, dan Antariksa UCLA.
Diberi label S1222a, Marsquake pada 4 Mei 2022 terjadi di wilayah tak terduga Mars di luar wilayah Cerberus Fossae yang aktif secara tektonik. Gelombang seismik ini mengungkapkan lapisan batuan sedimen dan vulkanik di kerak Planet Merah yang dapat mengindikasikan tabrakan di masa lalu dengan objek besar, seperti meteoroid atau komet.
“Meskipun peristiwa itu terjadi lebih dari 1.931 kilometer jauhnya, gelombang yang terekam di InSight begitu besar hingga hampir jenuh seismometer kami,” kata John Clinton, seismolog di Institut Teknologi Federal Swiss di Zurich, dikutip SINDOnews dari laman Live Science, Rabu (21/12/2022).
Baca juga; 3 Debu Setan di Mars Terlihat di Video Penerbangan Terakhir Ingenuity
InSight adalah platform stasioner di Mars yang diluncurkan NASA pada Mei 2018 dan mendarat di wilayah Elysium Planitia. InSight dilengkapi dengan seismometer untuk mempelajari kerak, mantel, dan inti Planet Mars.
Sejauh ini ditemukan bahwa wilayah planet Cerberus Fossae di timur laut rover adalah yang paling aktif secara tektonik. Namun, gempa terbaru yang diberi label S1222a terjadi 37 derajat tenggara InSight.
“Seismometer di atas pendarat InSight telah mencatat ribuan gempa mars tetapi tidak pernah sebesar ini. Gempa ini menghasilkan berbagai jenis gelombang, termasuk dua jenis gelombang yang terperangkap di dekat permukaan,” kata Caroline Beghein, profesor di departemen Ilmu Bumi, Planet, dan Antariksa UCLA.

Lihat Juga :