4 Fakta Menarik Partikel Tuhan, Penemuan Ilmuwan Cern yang Disebut Bisa Memicu Kiamat

Selasa, 20 Desember 2022 - 19:58 WIB
loading...
4 Fakta Menarik Partikel...
Partikel tuhan menjadi salah satu penemuan misterius yang sempat menggemparkan banyak orang pada tahun 2012. Foto DOK ist
A A A
JAKARTA - Partikel tuhan menjadi salah satu penemuan misterius yang sempat menggemparkan banyak orang pada tahun 2012. Pada penyebutannya, God Particle ini lebih dikenal sebagai Higgs boson. Singkatnya, partikel tuhan ini diartikan sebagai partikel yang bisa membentuk massa.

Temuan pertamanya muncul sekitar tahun 1964, sebelum akhirnya ditemukan kembali oleh para ilmuwan CERN di tahun 2012.

Baca juga : Partikel Aerosol Virus Corona bisa Menyebar Layaknya Asap Rokok

Berikut sejumlah fakta menarik terkait partikel tuhan.

1. Sejarah Penemuan Partikel Tuhan

Temuan Higgs boson (Partikel Tuhan) pertama kali dimunculkan oleh Peter Higgs, Francois Englert, serta 4 ahli teori lain pada tahun 1964. Dikutip dari laman Scitech Daily, penemuan mereka merujuk pada alasan mengapa sebuah partikel tertentu memiliki massa.

Seiring waktu, para ilmuwan terus mencari kebenaran dari partikel tersebut. Setelah sekian lama, akhirnya mereka mengkonfirmasi keberadaan partikel sejenis Higgs boson pada tahun 2012.

Saat itu, penelitian dilakukan atas kolaborasi antara ATLAS dan CMS di Large Hadron Collider (LHC) milik CERN. Pada kesimpulannya, mereka menemukan temuan partikel baru yang memiliki ciri-ciri seperti Higgs boson.

Akhirnya, setahun berselang atau pada 2013 diberikanlah hadiah Nobel Fisika kepada Higgs dan Englert atas penemuannya.

2. Nama Aslinya Bukan God Particle

Fakta menarik lain dari “Partikel Tuhan” ini berkaitan dengan penyematan namanya sendiri. Dikutip dari laman Discover Magazine, kebanyakan orang menyebut partikel tersebut sebagai “God Particle” karena nama ini digunakan pada buku Leon Lederman di salah satu karyanya.

Padahal, Lederman dan rekan penulisnya menyebut bahwa penerbit melarang penggunaan kata “Goddamn Particle” di bukunya. Sehingga mereka mengubahnya menjadi “God Particle”.

Selain itu, penemu pertamanya saja tidak menyebut temuan ini dengan God Particle, melainkan dengan sebutan lain, yaitu Higgs boson.

Baca juga : Abu Vulkanik Partikel Kecil yang Sangat Ditakuti di Dunia Penerbangan

3. Jadi Bahan Taruhan Stephen Hawking

Stephen Hawking pernah bertaruh $100 dengan Gordon Kane terkait penemuan Higgs boson. Dikutip dari laman Live Science, Hawking kalah setelah ilmuwan mendeteksi temuan yang sama pada tahun 2012.

Setelahnya, Hawking juga menyesalkan penemuan tersebut. Dia memperingatkan bahwa suatu saat partikel ini mungkin bertanggung jawab atas kehancuran alam semesta alias kiamat.

Tak hanya Stephen Hawking, beberapa ilmuwan lain juga pernah menyebutkan hal yang serupa. Mereka mengemukakan bahwa fluktuasi kuantum bisa menciptakan gelembung vakum yang terus mengembang dan bisa menghapus alam semesta.

4. Pernah Menjadi Bahan Sayembara Menteri di Inggris

Menteri Sains Inggris William Waldegrave pernah membuat sebuah kompetisi berupa penjelasan terbaik terkait teori partikel Higgs. Dikutip dari laman Symmetry Magz, hal ini dilakukan karena para ilmuwan kesulitan menjelaskan medan Higgs kepada pemerintah Inggris di tahun 1993.

Pada akhirnya, Menteri Sains Inggris mengadakan kompetisi untuk siapapun yang bisa memberi penjelasan terbaik terkait partikel Higgs. Setelahnya, Waldegrave membagikan sampanye kepada para pemenang, termasuk fisikawan David Miller dari University College London
(bim)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
Reservoir Air Kuno Misterius...
Reservoir Air Kuno Misterius Ditemukan di bawah Samudra Atlantik
Lukisan Rembrandt yang...
Lukisan Rembrandt yang Hilang Selama 65 Tahun Tiba-tiba Muncul Kembali
Peneliti Indonesia Kembali...
Peneliti Indonesia Kembali Temukan Jenis Baru Rafflesia
Batu dari Era Romawi...
Batu dari Era Romawi Bikin Ilmuwan Bingung Bahkan AI pun Ikutan Pusing
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
Bohongi AS, Ilmuwan...
Bohongi AS, Ilmuwan Harvard Justru Bantu China Membangun 'Tentara Super'
10 Ilmuwan Nuklir AS...
10 Ilmuwan Nuklir AS Tewas Misterius, Trump Perintahkan Penyelidikan
Rekomendasi
Menpora Erick Kecam...
Menpora Erick Kecam Pelecehan Seksual terhadap Atlet Menembak, Tegaskan Dukungan bagi Korban
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Berita Terkini
Gandeng SAP, Strategi...
Gandeng SAP, Strategi Digital Geo Dipa Mengelola Potensi Panas Bumi Lebih dari 800 MW
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Gandeng PT Samafitro,...
Gandeng PT Samafitro, Hytera Perkuat Jaringan Komunikasi Profesional di Indonesia
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved