Gunung Semeru Erupsi, Ahli Minta Waspadai 2 Fenomena Mematikan Ini
Minggu, 04 Desember 2022 - 16:45 WIB
loading...
Gunung Semeru kembali erupsi setelah satu tahun tidak menunjukan tanda-tanda seismik vulkanik. FOTO DOK SINDOnews
A
A
A
LUMAJANG - Gunung Semeru erupsi dan menyemburkan abu vulkanik hingga mencapai ketinggian 500 meter dari puncak atau sekitar 4.176 meter di atas permukaan laut (mdpl), Minggu (4/12/2022).
Setelah istirahat setahun lamanya, Gunung Semeru kembali memuntahkan abu vulkanik.
BACA JUGA - Gunung Semeru Meletus, Lumajang Gelap Diselimuti Kabut
Menurut parah ahli geologi, ancaman primer termasuk di dalamnya letusan primer yang diantisipasi dalam status Awas, status tertinggi dalam peringatan dini gunung api.
Sedangkan yang terjadi di Semeru, adalah ancaman sekunder akibat letusan sekunder, yang bisa dipahami sebagai interaksi fisik.
Yakni antara curahan hujan yang mengenai akumulasi lava dan berbagai material pijar dan selanjutnya mengakibatkan awan (debu) panas guguran (APG).
Setelah istirahat setahun lamanya, Gunung Semeru kembali memuntahkan abu vulkanik.
BACA JUGA - Gunung Semeru Meletus, Lumajang Gelap Diselimuti Kabut
Menurut parah ahli geologi, ancaman primer termasuk di dalamnya letusan primer yang diantisipasi dalam status Awas, status tertinggi dalam peringatan dini gunung api.
Sedangkan yang terjadi di Semeru, adalah ancaman sekunder akibat letusan sekunder, yang bisa dipahami sebagai interaksi fisik.
Yakni antara curahan hujan yang mengenai akumulasi lava dan berbagai material pijar dan selanjutnya mengakibatkan awan (debu) panas guguran (APG).
Lihat Juga :