Fantastis, BuddyKu Fest Chapter 1 Online Dihadiri Lebih 1.500 Peserta
Jum'at, 25 November 2022 - 14:07 WIB
loading...
BuddyKu terus mengedukasi pekerja dan masyarakat yang tertarik dengan sosial media melalui BuddyKu Fest. Foto/DOK. MNC Media.
A
A
A
JAKARTA - Merayakan ulang tahun BuddyKu yang pertama dengan mengadakan acara BuddyKu Fest (24/11/22) acara yang disponsori oleh Le Minerale, Telkomsel dan Sasa tersebut terbagi menjadi 6 sesi tersebut berlangsung secara meriah. Dilaksanakan secara streaming melalui zoom meeting tidak membuat peserta kehilangan antusiasme.
Dipandu oleh Tasya Kurniawan sebagai host BuddyKu Fest, kata sambutan disampaikan oleh moderator yakni Tommy Tjokro selaku Chief of Content BuddyKu pada awal dibukanya acara BuddyKu Fest tersebut. Dalam pembukaan sesi pertama yang bertemakan “Media in Challenges” pada pukul 10.30-12.00 dalam acara BuddyKu Fest tersebut, Tommy Tjokro memulai pembahasan sesi pertama acara BuddyKu Fest dengan menjabarkan mengenai permasalahan media dimana media saat ini mengikuti yang trending saja, tidak melalui penggalian lebih dalam terkait informasi yang lain.
Narasumber pertama yakni, Joko Panji Sasongko yang berprofesi sebagai Pelaksana Harian Asumsi.co) memaparkan bahwa dinamika media saat ini bisa dimanfaatkan sebagai platfrom politik untuk menyebarkan sebuah informasi kepada masyarakat luas dengan berbagai macam gimmick, narasumber juga memberikan contoh seperti para calon presiden saat ini sering sekali memanfaatkan media sosial dibanding konferensi pers.
Baca juga : Genitnya Bus-bus Wisata di Thailand, Ada yang Punya 6 Knalpot
Dilanjut oleh narasumber kedua dan ketiga yakni Firsty Hestyarini yang berprofesi sebagai Pemimpin Redaksi RM.id dan Fahmy Fotaleno yang berprofesi sebagai Deputy Managing Editor Indozone yang melihat permasalahan media saat ini dapat memberikan disinformasi kepada masyarakat dikarenakan terkadang informasi yang beredar pada media hanya mengambil dan mengutip melalui media sosial tanpa adanya konfirmasi terkait informasi atau kutipan yang diambil melalui media sosial. Untuk itu sebagai solusi diperlukan adanya filterisasi fenomena yang ada di media sosial maupun di lapangan, yang dipastikan tidak mempolitisasi identitas.
Dipandu oleh Tasya Kurniawan sebagai host BuddyKu Fest, kata sambutan disampaikan oleh moderator yakni Tommy Tjokro selaku Chief of Content BuddyKu pada awal dibukanya acara BuddyKu Fest tersebut. Dalam pembukaan sesi pertama yang bertemakan “Media in Challenges” pada pukul 10.30-12.00 dalam acara BuddyKu Fest tersebut, Tommy Tjokro memulai pembahasan sesi pertama acara BuddyKu Fest dengan menjabarkan mengenai permasalahan media dimana media saat ini mengikuti yang trending saja, tidak melalui penggalian lebih dalam terkait informasi yang lain.
Narasumber pertama yakni, Joko Panji Sasongko yang berprofesi sebagai Pelaksana Harian Asumsi.co) memaparkan bahwa dinamika media saat ini bisa dimanfaatkan sebagai platfrom politik untuk menyebarkan sebuah informasi kepada masyarakat luas dengan berbagai macam gimmick, narasumber juga memberikan contoh seperti para calon presiden saat ini sering sekali memanfaatkan media sosial dibanding konferensi pers.
Baca juga : Genitnya Bus-bus Wisata di Thailand, Ada yang Punya 6 Knalpot
Dilanjut oleh narasumber kedua dan ketiga yakni Firsty Hestyarini yang berprofesi sebagai Pemimpin Redaksi RM.id dan Fahmy Fotaleno yang berprofesi sebagai Deputy Managing Editor Indozone yang melihat permasalahan media saat ini dapat memberikan disinformasi kepada masyarakat dikarenakan terkadang informasi yang beredar pada media hanya mengambil dan mengutip melalui media sosial tanpa adanya konfirmasi terkait informasi atau kutipan yang diambil melalui media sosial. Untuk itu sebagai solusi diperlukan adanya filterisasi fenomena yang ada di media sosial maupun di lapangan, yang dipastikan tidak mempolitisasi identitas.
.jpg)
Lihat Juga :