Semburan Sinar Gamma yang Sangat Kuat Menyapu Bumi
Senin, 14 November 2022 - 20:51 WIB
loading...
A
A
A
“Ledakan ini jauh lebih dekat daripada GRB biasa, yang menarik karena memungkinkan kami mendeteksi banyak detail yang jika tidak terlalu samar untuk dilihat,” kata Roberta Pillera, astronom yang memimpin komunikasi pertama tentang ledakan tersebut dikutip SINDOnews dari laman Newatlas, Senin (14/11/2022).
Baca juga; China Berhasil Abadikan Ledakan Bintang Paling Terang di Alam Semesta
![Semburan Sinar Gamma yang Sangat Kuat Menyapu Bumi]()
Meskipun masih belum pasti persis apa yang menyebabkan GRB, tersangka utama adalah bintang besar yang runtuh ke dalam lubang hitam di akhir hidupnya. Proses ini mengeluarkan pancaran partikel yang kuat ke luar angkasa, memancarkan sinar-X dan sinar gamma.
“Tapi itu juga salah satu ledakan paling energik dan bercahaya yang pernah terlihat terlepas dari jarak, membuatnya menjadi dua kali lipat menarik,” tutur Pillera. Perlu dicatat bahwa terlepas dari intensitas dan kedekatannya, GRB ini tidak berbahaya bagi Bumi.
Diperkirakan bahwa salah satu GRB yang meledak di dalam Bima Sakti dan pancarannya secara kebetulan mengarah langsung ke Bumi, dapat menyebabkan kepunahan massal. Untungnya, GRB dianggap sebagai peristiwa yang relatif langka, dengan hanya beberapa terjadi per galaksi per juta tahun.
Baca juga; China Berhasil Abadikan Ledakan Bintang Paling Terang di Alam Semesta

Meskipun masih belum pasti persis apa yang menyebabkan GRB, tersangka utama adalah bintang besar yang runtuh ke dalam lubang hitam di akhir hidupnya. Proses ini mengeluarkan pancaran partikel yang kuat ke luar angkasa, memancarkan sinar-X dan sinar gamma.
“Tapi itu juga salah satu ledakan paling energik dan bercahaya yang pernah terlihat terlepas dari jarak, membuatnya menjadi dua kali lipat menarik,” tutur Pillera. Perlu dicatat bahwa terlepas dari intensitas dan kedekatannya, GRB ini tidak berbahaya bagi Bumi.
Diperkirakan bahwa salah satu GRB yang meledak di dalam Bima Sakti dan pancarannya secara kebetulan mengarah langsung ke Bumi, dapat menyebabkan kepunahan massal. Untungnya, GRB dianggap sebagai peristiwa yang relatif langka, dengan hanya beberapa terjadi per galaksi per juta tahun.
(wib)
Lihat Juga :