Perempuan Mesir Kuno Gunakan Tato untuk Perlindungan Ketika Melahirkan, Bergambar Dewa di Punggung Bawah
Rabu, 09 November 2022 - 09:27 WIB
loading...
A
A
A
Tato kedua berasal dari seorang wanita paruh baya yang ditemukan di sebuah makam di dekatnya. Dalam hal ini, fotografi inframerah mengungkapkan tato yang sulit dilihat dengan mata telanjang.
Baca juga; 18.000 Catatan Mesir Kuno di Era Pemerintahan Ptolemy XII Ditemukan
![Perempuan Mesir Kuno Gunakan Tato untuk Perlindungan Ketika Melahirkan, Bergambar Dewa di Punggung Bawah]()
Gambar rekonstruksi tato ini mengungkapkan wedjat, atau Mata Horus, dan kemungkinan gambar Bes mengenakan mahkota berbulu. Kedua gambar menunjukkan bahwa tato ini terkait dengan perlindungan dan penyembuhan.
“Dan pola garis zig-zag mungkin mewakili rawa, yang menurut teks medis kuno terkait dengan air pendingin digunakan untuk menghilangkan rasa sakit akibat menstruasi atau melahirkan,” kata Austin.
Selain itu, tiga patung tanah liat yang menggambarkan tubuh wanita yang ditemukan di Deir el-Medina beberapa dekade lalu diperiksa ulang oleh Marie-Lys Arnette, seorang ahli Mesir Kuno di Universitas Johns Hopkins di Baltimore. Dia menunjukkan tato di bagian bawah punggung dan paha atas yang mencakup penggambaran Dewa Bes.
“Ketika ditempatkan dalam konteks dengan artefak dan teks Kerajaan Baru, tato dan representasi tato ini secara visual akan terhubung dengan citra yang merujuk wanita sebagai pasangan seksual, hamil, bidan, dan ibu yang berpartisipasi dalam ritual pascamelahirkan. Tato digunakan untuk melindungi ibu dan anak,” katanya.
Baca juga; 18.000 Catatan Mesir Kuno di Era Pemerintahan Ptolemy XII Ditemukan

Gambar rekonstruksi tato ini mengungkapkan wedjat, atau Mata Horus, dan kemungkinan gambar Bes mengenakan mahkota berbulu. Kedua gambar menunjukkan bahwa tato ini terkait dengan perlindungan dan penyembuhan.
“Dan pola garis zig-zag mungkin mewakili rawa, yang menurut teks medis kuno terkait dengan air pendingin digunakan untuk menghilangkan rasa sakit akibat menstruasi atau melahirkan,” kata Austin.
Selain itu, tiga patung tanah liat yang menggambarkan tubuh wanita yang ditemukan di Deir el-Medina beberapa dekade lalu diperiksa ulang oleh Marie-Lys Arnette, seorang ahli Mesir Kuno di Universitas Johns Hopkins di Baltimore. Dia menunjukkan tato di bagian bawah punggung dan paha atas yang mencakup penggambaran Dewa Bes.
“Ketika ditempatkan dalam konteks dengan artefak dan teks Kerajaan Baru, tato dan representasi tato ini secara visual akan terhubung dengan citra yang merujuk wanita sebagai pasangan seksual, hamil, bidan, dan ibu yang berpartisipasi dalam ritual pascamelahirkan. Tato digunakan untuk melindungi ibu dan anak,” katanya.
(wib)
Lihat Juga :