Kilas Balik Sejarah Pertelevisian di Indonesia
Sabtu, 05 November 2022 - 07:40 WIB
loading...
A
A
A
Inilah fase terpenting yang menjadi tonggak utama lahirnya TVRI. Pada hari yang sama, TVRI menyiarkan langsung pembukaan Asian Games ke 4. Asian Games tersebut digelar di Senayan, Jakarta.
Kemudian pada tanggal 20 Oktober 1963, pemerintah mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) yang menetapkan yayasan TVRI sebagai badan yang mengatur pertelevisian. Pada tahun pertama penayangannya, TVRI menarik 10.000 pemilik TV di Indonesia.
Baca juga; Persaingan Ketat Program Terbaik Televisi untuk Jadi yang Terpopuler
Kemudian dari tahun 1963 hingga 1976, TVRI mendirikan stasiun televisi di beberapa kota besar seperti Yogyakarta, Medan, Makassar, Palembang, dan Balikpapan. TVRI sebagai stasiun TV pertama di Indonesia sebelumnya hanya menyiarkan program dengan format hitam putih di 12 stasiun TV dan 8 studio produksi.
Akhirnya, pada 1 September 1979 siaran berwarna diperkenalkan oleh TVRI lokal dan nasional. Sebagai satu-satunya saluran TV di Indonesia, TVRI mencakup program-program yang memenuhi kebutuhan tontonan publik seperti acara pemerintah, sidang dewan rakyat, program berita, program olahraga dan hiburan.
Namun, TVRI sendiri ternyata tidak mampu menjangkau program-program yang dibutuhkan masyarakat. Kabinet Pembangunan Kelima di bawah Presiden Soeharto telah membuka pintu bagi pendirian stasiun-stasiun TV swasta lain yang menampung negara-negara tetangga seperti Malaysia, Filipina dan Thailand yang telah berhasil mengoperasikan stasiun-stasiun TV swasta.
Kemudian pada tanggal 20 Oktober 1963, pemerintah mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) yang menetapkan yayasan TVRI sebagai badan yang mengatur pertelevisian. Pada tahun pertama penayangannya, TVRI menarik 10.000 pemilik TV di Indonesia.
Baca juga; Persaingan Ketat Program Terbaik Televisi untuk Jadi yang Terpopuler
Kemudian dari tahun 1963 hingga 1976, TVRI mendirikan stasiun televisi di beberapa kota besar seperti Yogyakarta, Medan, Makassar, Palembang, dan Balikpapan. TVRI sebagai stasiun TV pertama di Indonesia sebelumnya hanya menyiarkan program dengan format hitam putih di 12 stasiun TV dan 8 studio produksi.
Akhirnya, pada 1 September 1979 siaran berwarna diperkenalkan oleh TVRI lokal dan nasional. Sebagai satu-satunya saluran TV di Indonesia, TVRI mencakup program-program yang memenuhi kebutuhan tontonan publik seperti acara pemerintah, sidang dewan rakyat, program berita, program olahraga dan hiburan.
Namun, TVRI sendiri ternyata tidak mampu menjangkau program-program yang dibutuhkan masyarakat. Kabinet Pembangunan Kelima di bawah Presiden Soeharto telah membuka pintu bagi pendirian stasiun-stasiun TV swasta lain yang menampung negara-negara tetangga seperti Malaysia, Filipina dan Thailand yang telah berhasil mengoperasikan stasiun-stasiun TV swasta.
Lihat Juga :