Setelah Satu Abad, Perhiasan Raja Tutankhamun yang Hilang Ditemukan Kembali
Sabtu, 05 November 2022 - 07:02 WIB
loading...
A
A
A
Dalam beberapa kasus, Carter mungkin membawa mereka kembali ke Inggris untuk diperbaiki atau dianalisis. Dia memiliki sikap yang agak 'bebas dan mudah' yang konsisten, agak berbeda dengan moral arkeologi,” kata Dodson kepada Live Science.
Baca juga; Ilmuwan Temukan Tanda Makam Nefertiti dalam Kompleks Kuburan Tutankhamun
Carter mungkin bermaksud untuk memperbaiki atau menganalisis beberapa perhiasan tetapi meninggal sebelum dia dapat menyelesaikan pekerjaannya. “Tetapi terlepas dari motivasinya, tindakannya ilegal,” kata Gabolde.
Mesir telah mengeluarkan undang-undang yang melarang pengambilan artefak dari makam di luar negeri tanpa izin dari pemerintah. Undang-undang juga menyatakan bahwa artefak itu milik Mesir, yang berarti Carter tidak dapat memberikannya kepada siapa pun secara legal.
Baca juga; Ilmuwan Temukan Tanda Makam Nefertiti dalam Kompleks Kuburan Tutankhamun
Carter mungkin bermaksud untuk memperbaiki atau menganalisis beberapa perhiasan tetapi meninggal sebelum dia dapat menyelesaikan pekerjaannya. “Tetapi terlepas dari motivasinya, tindakannya ilegal,” kata Gabolde.
Mesir telah mengeluarkan undang-undang yang melarang pengambilan artefak dari makam di luar negeri tanpa izin dari pemerintah. Undang-undang juga menyatakan bahwa artefak itu milik Mesir, yang berarti Carter tidak dapat memberikannya kepada siapa pun secara legal.
(wib)
Lihat Juga :