Ratusan Kerangka Anak-anak Ditemukan, Diduga untuk Tumbal Dewa Matahari

Jum'at, 21 Oktober 2022 - 17:35 WIB
loading...
Ratusan Kerangka Anak-anak...
kerangka ini berasal dari Peradaban Suku Chimú merupakan kultur yang berpusat di kawasan Chimor. Ibu kotanya berada di Chan Chan, Lembah Moche, Peru. fOTO/ IST
A A A
TRUJILO - Ilmuwan menemukan ratusan kerangka anak-anak yang diduga tumbal untuk Dewa Matahari. Kondisi kerangka sangat mengerikan dengan kondisi organ tubuh tercabik-tercabik.

BACA JUGA - Dua Kerangka Anak Bangsawan Inca Ditemukan di Makam Berusia 500 Tahun

Seperti dilansir dari Livesience, kerangka ini berasal dari Peradaban Suku Chimú merupakan kultur yang berpusat di kawasan Chimor. Ibu kotanya berada di Chan Chan, Lembah Moche, Peru. Kebudayaan ini muncul sekitar tahun 900 sebelum masehi atau sebelum tamadun Inca yang tersohor itu.

Situs tersebut terletak di dekat Kota Trujilo yang juga berisi sisa-sisa kerangka dari 200 llma muda yang juda tampaknya dikorbankan pada ritual serupa.

Menurut para arkeolog yang menemukan situs pemakaman tersebut, Las Llamas merupakan kompleks yang dibangun pada masa kerajaan Chima. Sementara, ritual yang dilakukan diperkirakan mengorbankan anak-anak sebagai seserahan banjir yang merusak garis pantai Peru.

“Mereka mungkin menawarkan kepada dewa hal yang paling penting yang dimiliki oleh masyarakat. Anak-anak dipilih karena mereka merupakan sesuatu yang penting karena mewakili masa depan,” kata Gabriel Prieto, profesor arkeologi Trujilo National University

Prieto yang juga memimpin penggalian situs pemakaman menambahkan bahwa llama merupakan hewan penting yang menjadi bagian dari fundamental kehidupan ekonomi masyarakat pada waktu itu. Dia melanjutkan, anak-anak dimakamkan menghadap ke laut sementara llama menghadap ke pengunungan Andes.

Pekerjaan penggalian di situs pemakan itu telah dimulai pada 2011, tetapi temuannya baru belakangan ini diterbitkan oleh National Geographic yang juga ikut membantu dalam hal pembiayaan proyek penyelidikan.

Prieto mengatakan para peneliti juga menemukan jejak kaki kecil yang menunjukkan anak-anak sedang berbaris menuju pengorbanan mereka dari Chan Chan, sebuah kota kuno berjarak 1,5 kilometer dari situs pemakaman.

Sementara itu, Jeffrey Quilter selaku direktur Museum Arkeologi dan Etnologi Peabody di Universitas Harvard menggambarkan penemuan ini sebagai hal yang luar biasa. Quilter mengatakan situs tersebut menjadi bukti nyata bahwa pengorbanan besar-besaran anak kecil terlah terjadi di Peru kuno.

"Laporan pengorbanan yang sangat besar diketahui dari bagian dunia lain, tetapi masih dipelajari untuk mengetahui apakah jumlahnya berlebihan atau tidak," kata Quilter.

Quilter mengepalai tim ilmuwan yang akan menganalisis sampel DNA dari sisa kerangka anak-anak untuk melihat apakah mereka terkait dengan wilayah kekaisaran Chimu yang dikenal mengorbankan para pemudanya.

Beberapa budaya kuno di Amerika - termasuk Maya, Aztec dan Inca, yang menaklukkan Chimu pada akhir abad ke-15 - mempraktikkan pengorbanan manusia, tetapi pengorbanan massal anak-anak adalah sesuatu yang jarang didokumentasikan.

Peradaban Chimú merupakan kultur yang berpusat di kawasan Chimor. Ibu kotanya berada di Chan Chan, Lembah Moche, Peru.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
Rekomendasi
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Perayaan HUT Ke-25 Kota...
Perayaan HUT Ke-25 Kota Cimahi di Konser I Love RCTI Cimahi Dipadati Puluhan Ribu Penonton
Muncul Wacana Capres-Cawapres...
Muncul Wacana Capres-Cawapres Diusung 3 Parpol Parlemen, Pakar: Kita Berada dalam Bahaya Besar
Berita Terkini
iPhone 18 Pro Desain...
iPhone 18 Pro Desain Dynamic Island yang Diperkecil Berteknologi Face ID Tersembunyi
Robot Humanoid Mengemis...
Robot Humanoid Mengemis Meminta Sedekah untuk Mengisi Daya
Superkomputer LineShine...
Superkomputer LineShine China Raih Status Superkomputer Tercepat di Dunia
Inilah Alasan XLSMART...
Inilah Alasan XLSMART Tanam Ratusan Menara 5G di IKN
Era Baru Gim Blockbuster:...
Era Baru Gim Blockbuster: GTA VI Cetak Rekor Global, Indonesia Ikut Demam
Seratus Tahun Sekali:...
Seratus Tahun Sekali: Krisis Chip Memory Bikin MacBook hingga iPad Naik Harga, iPhone Berikutnya?
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved