Dampak Tumbukan dengan Misi DART, Asteroid Dimorphos Punya 2 Ekor Baru

Jum'at, 21 Oktober 2022 - 14:13 WIB
loading...
Dampak Tumbukan dengan...
Para ilmuwan telah melihat batu ruang angkasa (asteroid Dimorphos) itu sekarang memiliki dua ekor cahaya berwarna kebiruan. Foto/NASA/Space
A A A
FLORIDA - Satu atau dua minggu setelah pesawat ruang angkasa NASA dalam misi Double Asteroid Redirection Test (DART) menabrak asteroid Dimorphos ada efek tak terduga. Para ilmuwan telah melihat batu ruang angkasa (asteroid Dimorphos) itu sekarang memiliki dua ekor cahaya berwarna kebiruan.

Misi DART menabrak asteroid kecil bernama Dimorphos pada 26 September untuk menguji teknik potensial untuk melindungi Bumi dari ancaman asteroid. Dalam dua hari, tekanan radiasi dari matahari mendorong puing-puing tumbukan menjadi ekor, seperti komet, yang panjangnya sekitar 10.000 kilometer.

Namun, setelah seminggu lebih, gambar baru dari Teleskop Luar Angkasa Hubble menunjukkan bahwa asteroid Dimorphos telah tumbuh memiliki dua ekor. Dampak ini oleh personel NASA dianggap sebagai dampak tidak terduga.

Baca juga; Sistem Pertahanan Planet NASA Sukses, Misi DART Perpendek Orbit Dimorphos selama 32 Menit

Jika asteroid itu sendiri adalah pusat jam, DART datang dari jam 10. Garis-garis terang pada jam 1, jam 7 dan jam 10 bukanlah puing-puing; ini adalah difraksi yang disebabkan oleh optik Hubble. Menurut European Space Agency, dua ekor muncul pada jam 2 dan jam 3, mitra dalam misi Hubble.

NASA mencatat, ekor kedua berkembang antara 2 Oktober dan 8 Oktober, setelah teleskop Hubble mengamati asteroid 18 kali sejak tumbukan. Para astronom telah melihat ekor kembar serupa berkembang di komet, namun para ilmuwan belum yakin persis bagaimana ekor kedua terbentuk.
Dampak Tumbukan dengan Misi DART, Asteroid Dimorphos Punya 2 Ekor Baru


Fakta bahwa asteroid Dimorphos kehilangan material yang cukup untuk membentuk ekor yang begitu besar mencerminkan tingkat keparahan dampaknya. Tujuan utama misi DART adalah untuk mengukur berapa banyak waktu tabrakan dipotong dari orbit Dimorphos di sekitar asteroid yang lebih besar bernama Didymos.

Baca juga; Tabrakan Wahana DART dan Asteroid Dimorphos Ciptakan Puing Sejauh 10.000 Km

Misi itu diperlukan untuk memperpendek orbit, semula 11 jam 55 menit, berkurang setidaknya sekitar 73 detik. Meskipun para ilmuwan memperkirakan sebelum kedatangan bahwa perubahan itu bisa mencapai puluhan menit, hasilnya orbit asteroid Dimorphos dipersingkat 32 menit.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gerhana Bulan Merah...
Gerhana Bulan Merah Mewarnai Langit Indonesia Malam Ini
Sebuah Asteroid Menabrak...
Sebuah Asteroid Menabrak Bulan pada 2032, Dampaknya Akan Mencapai Bumi
Ilmuwan Klaim Planet...
Ilmuwan Klaim Planet Mars Dahulu Berwarna Biru Sebelum Jadi Merah
Ilmuwan Temukan Kehidupan...
Ilmuwan Temukan Kehidupan dalam Sampel Asteroid Bennu
Fenomena Alam Cincin...
Fenomena Alam Cincin Hitam Muncul di Langit Disneyland
Merinding! Setelah 50...
Merinding! Setelah 50 Tahun Melayang di Antariksa, Voyager 1 Tiba di Tepi Tata Surya
Matahari Tepat di Atas...
Matahari Tepat di Atas Ka’bah pada 27-28 Mei, Kemenag Ajak Cek Arah Kiblat
Mengenal Prof Premana,...
Mengenal Prof Premana, Dosen Astronomi ITB yang Namanya Abadi di Langit
Sahabat Miliarder Elon...
Sahabat Miliarder Elon Musk Mengambil Alih NASA, Janjikan Ini
Rekomendasi
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Tak Banyak yang Tahu,...
Tak Banyak yang Tahu, Ini 7 Larangan di Bulan Muharram
Pahlawan Cape Verde...
Pahlawan Cape Verde di Piala Dunia 2026 Menangis, Ibunya Ditolak Masuk Amerika Serikat
Berita Terkini
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
Di Balik Pemblokiran...
Di Balik Pemblokiran AI Tercanggih Anthropic Fable 5: Berantem dengan Pemerintah AS
Ridho Sadewo Bongkar...
Ridho Sadewo Bongkar 7 Strategi Free Fire yang Bikin Peluang Booyah Lebih Besar
Selebriti Pakai Earphone...
Selebriti Pakai Earphone Kabel, Pasar IEM Chi-Fi Diam-Diam Meledak
Infografis
Siap Hadapi Perang Baru...
Siap Hadapi Perang Baru dengan Israel, Iran Pamer Kota Rudal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved