Arab Saudi Temukan Prasasti Berusia 1419 Tahun dari Zaman Khalifah Utsman bin Affan
Kamis, 29 September 2022 - 18:56 WIB
loading...
Kerajaan Arab Saudi (KSA) mengumumkan penemuan arkeologi baru di Makkah, berupa prasasti berusia 1419 tahun. Prasasti itu ditemukan di daerah Qasr Alia dekat Makkah, sebelah barat Arab Saudi. Foto/Arkeonews
A
A
A
RIYADH - Kerajaan Arab Saudi (KSA) mengumumkan penemuan arkeologi baru di Makkah, berupa prasasti berusia 1419 tahun. Prasasti itu ditemukan di daerah Qasr Alia dekat Makkah, sebelah barat Arab Saudi.
Otoritas Warisan di Arab Saudi mengkonfirmasi bahwa prasasti bertanggal 24 Hijrah itu ditemukan oleh sekelompok orang yang tertarik pada barang antik dan warisan dalam batas-batas situs arkeologi 'Istana Olaya' di Makkah.
Saudi Press Agency (SPA) melaporkan prasasti itu dianggap sebagai salah satu penemuan arkeologi terpenting yang mendokumentasikan salah satu peristiwa besar di awal sejarah Islam. Prasasti tersebut berisi tulisan Arab dalam bentuk primitif tanpa titik atau diakritik.
Baca juga; Penemuan Situs Green Arabia, Arkeolog Temukan Sisa Danau Purba dan Tulang Kuda Nil
Muhammad Al-Magdawi, spesialis prasasti Islam, ikut serta dalam pembacaan awal tulisan prasasti dan mengunggah sebagian isinya di media sosial. Sementara itu pihak berwenang menjelaskan bahwa studi arkeologi dilakukan Dr Nayef Al-Qanour, Direktur Departemen Perlindungan di Otoritas Warisan, memberikan pembacaan prasasti, setelah memeriksa dan mendokumentasikannya.
Otoritas Warisan di Arab Saudi mengkonfirmasi bahwa prasasti bertanggal 24 Hijrah itu ditemukan oleh sekelompok orang yang tertarik pada barang antik dan warisan dalam batas-batas situs arkeologi 'Istana Olaya' di Makkah.
Saudi Press Agency (SPA) melaporkan prasasti itu dianggap sebagai salah satu penemuan arkeologi terpenting yang mendokumentasikan salah satu peristiwa besar di awal sejarah Islam. Prasasti tersebut berisi tulisan Arab dalam bentuk primitif tanpa titik atau diakritik.
Baca juga; Penemuan Situs Green Arabia, Arkeolog Temukan Sisa Danau Purba dan Tulang Kuda Nil
Muhammad Al-Magdawi, spesialis prasasti Islam, ikut serta dalam pembacaan awal tulisan prasasti dan mengunggah sebagian isinya di media sosial. Sementara itu pihak berwenang menjelaskan bahwa studi arkeologi dilakukan Dr Nayef Al-Qanour, Direktur Departemen Perlindungan di Otoritas Warisan, memberikan pembacaan prasasti, setelah memeriksa dan mendokumentasikannya.
Lihat Juga :