Kehilangan Rp1.000 Triliun, Mark Zuckerberg Lampiaskan Kesal lewat MMA

Minggu, 25 September 2022 - 11:59 WIB
loading...
Kehilangan Rp1.000 Triliun, Mark Zuckerberg Lampiaskan Kesal lewat MMA
Kekayaan Bos Meta Mark Zuckerberg menurun drastis pada 2022. Foto: dok Reuters
A A A
SAN FRANSISCO - Bos Meta Mark Zuckerberg punya hobi baru selain surfing dan berlari. Yakni, berlatih Seni Bela Diri Campuran (MMA). Bahkan, ia berlatih sangat keras.

Dalam siniar The Joe Rogan Experience , Mark mengatakan bahwa ia memang tertarik dengan MMA. Dan benar-benar serius mendalami olah raga tersebut. Ia diajari langsung oleh Khai Wu, petarung profesional MMA dan pemegang sabuk hitam jiujitsu.

”Mark sangat aktif. Ia meminta saya untuk terus lebih keras saat sparring,” kata Khai Wu. ”Anda mungkin meremehkan ‘nerd’ seperti Mark. Tapi, tiba-tiba ia bisa menjatuhkan Anda dengan teknik dan gerakan ekstrem. Seperti silent killer,” tambahnya.

Mark juga membagikan pengalamannya berlatih MMA di Instagram, memperlihatkan bagaimana ia membanting petarung MMA profesional ke lantai.

Kehilangan Rp1.000 Triliun, Mark Zuckerberg Lampiaskan Kesal lewat MMA

Kepada Joe Rogan, Mark menyebut bahwa berlatih MMA membuat tubuhnya lebih kuat dan performanya lebih baik saat bekerja.

Banyak orang mengaitkan fokus Mark ke bela diri MMA karena frustasi dengan menurunnya kekayaannya secara drastis. Selama 2022 saja, ia sudah kehilangan USD71 miliar atau Rp1.000 triliun.

Salah satunya karena langkah Meta yang ingin serius di virtual reality tidak didukung penuh oleh investor. Juga, Instagram yang terus menerus menghadapi persaingan keras dari TikTok.

Bahkan, untuk kali pertama, pengguna Instagram turun pada Febaruari 2022. Dampaknya besar, membuat Mark kehilangan USD31 miliar (Rp460 triliun) dalam 1 hari.

BACA JUGA: 14 Rekomendasi Game Produksi Rockstar Terpopuler Sepanjang Masa

Menurut Bilionaires Index yang dirilis Bloomberg, kekayaan Mark saat ini adalah USD55,3 miliar (Rp831 triliun). Tapi, bandingkan dengan September 2021 dimana kekayaannya mencapai USD142 milair (Rp2000 triliun).
(dan)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1043 seconds (10.177#12.26)