Kecepatan Internet Starlink Turun Drastis karena Kebanjiran Pelanggan

Minggu, 25 September 2022 - 09:00 WIB
loading...
Kecepatan Internet Starlink Turun Drastis karena Kebanjiran Pelanggan
Starlink diyakini hanya akan sangat bermanfaat bagi pengguna yang tinggal di wilayah yang tidak ada akses kabel internet. Foto/IST
A A A
JAKARTA - Kecepatan internet Starlink mulai turun drastis karena kebanjiran pelanggan. Akses internet berbasis satelit andalan Elon Musk itu kini tidak seperti dulu lagi yang menawarkan internet kecepatan tinggi.

Berdasarkan perhitungan Speedtest Data yang dilakukan Ookla, akses dan kemampuan download Starlink di Amerika Serikat saat ini mencapai 62.53 Mbps. Kemampuan itu justru lebih rendah dibanding potensi akses internet di quarter pertama tahun ini yang mencapai 90.55 Mbps.

Sementara PC Mag melaporkan akses internet Starlink di wilayah Kanada juga mengalami penurunan signifikan. Saat ini akses internet yang ada di Kanada yang diberikan Starlink hanya mencapai 75.73 Mbps. Sangat jauh dibanding sebelumnya yang mencapai 97.40 Mbps.

Baca juga : Volkswagen Gen.Travel Concept Dibuat Jadi Kamar Tidur Berjalan

Kecepatan Internet Starlink Turun Drastis karena Kebanjiran Pelanggan


Ookla menganalisa penurunan kecepatan terjadi karena meningkatnya popularitas Starlink. Hingga kini ratusan ribu pelanggan telah mendaftar untuk layanan internet satelit yang berkolaborasi dengan SpaceX itu.

Sayangnya lonjakan pelanggan itu tidak dibarengi dengan pengadaan satelit baru. Alhasil kemampuan satelit Starlink memberikan layanan internet terpaksa dilebarkan hingga ke berbagai wilayah dimana pelanggan itu berada.

Baca juga : Ulah Manusia, Mars Sudah Penuh dengan Sampah Berbahaya

Ars Technica menyebutkan saat ini akses internet Starlink sebenarnya cocok buat masyarakat yang tinggal di wilayah yang belum mendapatkan infrastruktur pendukung jaringan internet berbasis kabel. Hanya saja saat ini banyak salah kaprah yang terjadi di masyarakat dimana Starlink menjanjikan akses internet yang jauh lebih baik dibandingkan layanan internet konvensional.

Apalagi berdasarkan survei Ookla, saat ini broadband wireline masih yang terbaik. Secara keseluruhan, layanan broadband tetap di Amerika Serikat mencatat kecepatan rata-rata 150,1Mbps, unggahan 21,5Mbps, dan latensi 14 ms.

Sementara saat ini Starlink telah memiliki 3.000 satelit yang ada di orbit bumi. Starlink sendiri telah mengajukan permohonan untuk menambah jumlah satelit itu hingga 12.000 untuk meningkatkan kemampuan internet yang mereka miliki.
(wsb)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1805 seconds (10.55#12.26)