Fakta Menarik Cangkang Kepiting, Mengandung Unsur Logam Pengganti Baterai Lithium
Sabtu, 24 September 2022 - 16:16 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga; Korsel Bikin Kontainer yang Aman untuk Pengiriman Mobil Listrik dan Baterai Lithium-Ion
Tentu ini menjadi harapan baru untuk menciptakan baterai isi ulang dari bahan alternatif, cangkang kepiting. Bahkan bisa dikembangkan untuk menjadi pengganti baterai lithium-ion yang permintaannya terus meningkat seiring pesatnya perkembangan kendaraan listrik (EV). Apalagi, sumber daya Lithium sangat langka.
![Fakta Menarik Cangkang Kepiting, Mengandung Unsur Logam Pengganti Baterai Lithium]()
Sedangkan cangkang kepiting, setiap tahun, ada sekitar 6 hingga 8 juta ton limbah cangkang kepiting, udang, dan lobster diproduksi di seluruh dunia. Sebagian besar cangkang itu dibuang langsung kembali ke laut atau ke tempat pembuangan sampah.
Para ilmuwan telah banyak melakukan eksperimen dengan kitin dalam beberapa tahun terakhir, mencari cara untuk memasukkan zat organic ke dalam baterai. Pada tahun 2016, MacLachlan dan labnya di University of British Columbia menemukan bahwa ketika memasak kitin dengan nitrogen pada suhu setinggi 1.652 derajat Fahrenheit, maka akan mengubah bekas cangkang kepiting menjadi bahan karbon-nitrogen yang cocok untuk elektroda.
Tentu ini menjadi harapan baru untuk menciptakan baterai isi ulang dari bahan alternatif, cangkang kepiting. Bahkan bisa dikembangkan untuk menjadi pengganti baterai lithium-ion yang permintaannya terus meningkat seiring pesatnya perkembangan kendaraan listrik (EV). Apalagi, sumber daya Lithium sangat langka.

Sedangkan cangkang kepiting, setiap tahun, ada sekitar 6 hingga 8 juta ton limbah cangkang kepiting, udang, dan lobster diproduksi di seluruh dunia. Sebagian besar cangkang itu dibuang langsung kembali ke laut atau ke tempat pembuangan sampah.
Para ilmuwan telah banyak melakukan eksperimen dengan kitin dalam beberapa tahun terakhir, mencari cara untuk memasukkan zat organic ke dalam baterai. Pada tahun 2016, MacLachlan dan labnya di University of British Columbia menemukan bahwa ketika memasak kitin dengan nitrogen pada suhu setinggi 1.652 derajat Fahrenheit, maka akan mengubah bekas cangkang kepiting menjadi bahan karbon-nitrogen yang cocok untuk elektroda.
(wib)
Lihat Juga :