20 Bangkai Kapal Perang Nazi Muncul di Serbia, Berisi Banyak Amunisi

Senin, 29 Agustus 2022 - 19:13 WIB
loading...
20 Bangkai Kapal Perang...
Sekitar 20 bangkai kapal perang Nazi muncul dari dasar Sungai Danube, dekat Kota Prahovo, Serbia timur. Foto/Reuters
A A A
BEOGRAD - Sekitar 20 bangkai kapal perang Nazi muncul dari dasar Sungai Danube, dekat Kota Prahovo, Serbia timur. Bangkai kapal perang milik pasukan Hitler ini masih menyimpan banyak amunisi di dalamnya.

Bangkai kapal perang Nazi bermunculan di Sungai Danube akibat permukaan air menyusut selama gelombang panas yang menyergap seluruh Eropa. Sekitar 20 bangkai kapal perang Nazi terlihat di dekat kota Prahovo di Serbia timur, salah satu dari 10 negara yang dilalui Sungai Danube antara Jerman barat dan Laut Hitam.

Penemuan ini telah mengungkapkan lebih banyak bangkai armada kapal perang Nazi Jerman yang sengaja ditenggelamkan di sana pada bulan-bulan terakhir Perang Dunia II. Sebagian besar bangkai kapal itu masih mengandung berton-ton amunisi yang belum meledak sehingga membahayakan nelayan setempat, lalu lintas sungai, dan satwa liar.

Baca juga; Sungai Terbesar Kedua di Eropa Mengering, Ganggu Rute Pengiriman Logistik

Pemerintah Serbia berencana untuk memindahkan bangkai kapal perang Nazi. Namun, ketika permukaan air turun, bangkai kapal perang yang berpotensi meledak menimbulkan bahaya yang lebih besar dari biasanya.

Dari bangkai kapal perang Nazi masih menyisakan menara pengawas, jembatan komando, tiang yang rusak dan lambung bengkok. Pantauan Reuters, Sebagian lainnya terendam di bawah gundukan pasir yang berada di dasar sungai.
20 Bangkai Kapal Perang Nazi Muncul di Serbia, Berisi Banyak Amunisi


“Armada Jerman telah meninggalkan bencana ekologis besar yang mengancam kita, rakyat Prahovo,” kata sejarawan lokal Velimir Trajilovic kepada Reuters dikutip SINDOnews dari laman Live Science, Senin (29/8/2022).

Baca juga; Kota Kuno Natounia yang Hilang Ditemukan di Irak, Milik Kaisar Parthia Musuh Bebuyutan Romawi

Sejumlah sungai di Eropa, termasuk Sungai Danube mengalami kekeringan parah akibat suhu tinggi dan curah hujan yang lebih rendah selama berbulan-bulan. Di Serbia, pihak berwenang mulai mengerahkan kapal keruk untuk menjaga Sungai Danube tetap dapat dilayari kapal-kapal.

Kapal Perang Nazi dari Armada Laut Hitam
Diperkirakan ada 200 kapal perang dari armada Jerman di Laut Hitam sengaja ditenggelamkan di Sungai Danube dekat Prahovo menjelang akhir tahun 1944. Penenggelaman dilakukan atas perintah komandannya, Laksamana Muda Paul-Willy Zieb dari Kriegsmarine, angkatan laut Jerman dari tahun 1935 hingga 1945 .

Menurut surat kabar Jerman Der Tagesspiegel, Zieb memimpin konvoi kapal perang, tentara, dan warga sipil dari wilayah Laut Hitam ke Danube saat mereka mundur dari militer Soviet yang maju melalui Rumania setelah Agustus 1944. Tapi "Battlegroup Zieb" mendapat serangan berat dari pantai yang dikuasai Soviet di utara.
20 Bangkai Kapal Perang Nazi Muncul di Serbia, Berisi Banyak Amunisi


Setelah gagal untuk mencapai wilayah Jerman dengan bertempur melalui ngarai yang dikenal sebagai "Gerbang Besi" sekitar 30 kilometer ke hulu, Zieb memerintahkan kapal perang untuk ditenggelamkan di Prahovo pada akhir September 1944.

Dia juga memerintahkan personel untuk berjalan kaki ke Beograd, ibu kota Serbia, yang saat itu dikuasai oleh militer Jerman. Zieb sengaja menenggelamkan kapal perang Jerman dalam formasi garis zig-zag untuk memperlambat gerak maju kapal Soviet. Tapi usaha itu tidak membantu, dan Nazi Jerman menyerah kepada Soviet dan Sekutu pada Mei 1945.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jepang Siap Bangun Kapal...
Jepang Siap Bangun Kapal Perang Super Terbesar dalam Sejarah
Membongkar Kisah Bahtera...
Membongkar Kisah Bahtera Nuh: Antara Iman dan Nalar
Sungai Bertaburan Biji...
Sungai Bertaburan Biji Emas Ditemukan di Pakistan
Pantai Lancashire Berubah...
Pantai Lancashire Berubah Warna Jadi Ungu dari Biru
Sungai Paling Ditakuti...
Sungai Paling Ditakuti Makhluk Hidup, Nyebur Langsung Matang
Makna Sungai Eufrat...
Makna Sungai Eufrat Mengering dan Muncul Gunung Emas Menurut Ahli Geologi dan Ulama
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Rekomendasi
Didukung Rieke Diah...
Didukung Rieke Diah Pitaloka, Nikita Mirzani Makin Optimistis Menang di Sidang PK
Prabowo: Selat Hormuz...
Prabowo: Selat Hormuz Ditutup, Kita Percaya Diri Mampu Mengatasi
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Berita Terkini
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Gandeng PT Samafitro,...
Gandeng PT Samafitro, Hytera Perkuat Jaringan Komunikasi Profesional di Indonesia
Pergeseran domino dari...
Pergeseran domino dari Game HP Jadi Turnamen Pro Berhadiah Ratusan Juta
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
Review ASUS ExpertBook...
Review ASUS ExpertBook P3 P3405 dari Sisi Performa dan Desain
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved