6 Tips Melindungi Data Pribadi di Dunia Maya, No 3 Jangan Dilakukan!
Senin, 29 Agustus 2022 - 19:04 WIB
loading...
A
A
A
2. Gunakan password kuat dan ganti secara berkala
Andri mendorong masyarakat untuk memakai password/kata sandi yang kuat. ”Kombinasikan password dengan huruf besar, angka, atau tanda baca agar tidak mudah ditebak. Lalu, ganti secara berkala. Ini salah satu cara paling ampuh dalam menjaga data pribadi agar tidak mudah dicuri,” ungkapnya.
3. Jangan klik tautan mencurigakan dan jangan mengunduh aplikasi sembarangan
Kecerobohan membuka tautan yang mencurigakan bisa jadi petaka. Sebab, hal tersebut bisa dipakai untuk melakukan serangan phishing yang meretas informasi seperti data akun dan data pribadi lainnya.
”Hindari mengunduh aplikasi-aplikasi mencurigakan atau bukan dari website terpercaya. Selalu juga cek ulang alamat website yang kita kunjungi, karena pelaku kejahatan juga seringkali memalsukan website untuk memancing pengguna,” beber Andri.
4. Gunakan antivirus dan fitur-fitur pengaman aplikasi
Penggunaan antivirus pada perangkat untuk melindungi perangkat dari infeksi malware sangat penting. Andri juga menyarankan untuk memaksimalkan fitur-fitur pengaman pada aplikasi atau perangkat yang sebenarnya sudah disediakan. Misalnya Two Factor Authentication (2FA), One Time Password (OTP), End-to-end encryption , setelan privasi, peringatan masuk akun, dan lainnya.
”Kenali dan aktifkan fitur-fitur tersebut untuk menambah keamanan saat berinternet,” ujar Andri.
Andri mendorong masyarakat untuk memakai password/kata sandi yang kuat. ”Kombinasikan password dengan huruf besar, angka, atau tanda baca agar tidak mudah ditebak. Lalu, ganti secara berkala. Ini salah satu cara paling ampuh dalam menjaga data pribadi agar tidak mudah dicuri,” ungkapnya.
3. Jangan klik tautan mencurigakan dan jangan mengunduh aplikasi sembarangan
Kecerobohan membuka tautan yang mencurigakan bisa jadi petaka. Sebab, hal tersebut bisa dipakai untuk melakukan serangan phishing yang meretas informasi seperti data akun dan data pribadi lainnya.
”Hindari mengunduh aplikasi-aplikasi mencurigakan atau bukan dari website terpercaya. Selalu juga cek ulang alamat website yang kita kunjungi, karena pelaku kejahatan juga seringkali memalsukan website untuk memancing pengguna,” beber Andri.
4. Gunakan antivirus dan fitur-fitur pengaman aplikasi
Penggunaan antivirus pada perangkat untuk melindungi perangkat dari infeksi malware sangat penting. Andri juga menyarankan untuk memaksimalkan fitur-fitur pengaman pada aplikasi atau perangkat yang sebenarnya sudah disediakan. Misalnya Two Factor Authentication (2FA), One Time Password (OTP), End-to-end encryption , setelan privasi, peringatan masuk akun, dan lainnya.
”Kenali dan aktifkan fitur-fitur tersebut untuk menambah keamanan saat berinternet,” ujar Andri.
Lihat Juga :