Sungai Terbesar Kedua di Eropa Mengering, Ganggu Rute Pengiriman Logistik

Kamis, 18 Agustus 2022 - 23:37 WIB
loading...
Sungai Terbesar Kedua...
Misi Copernicus Sentinel-2 telah menangkap sebagian Sungai Rhine dekat Cologne, menunjukkan perbedaan mencolok antara Agustus 2021 dan Agustus 2022. Foto/phys
A A A
BERLIN - Ketinggian air di Sungai Rhine , sungai terbesar kedua di Eropa , terus menurun karena suhu yang melonjak dan kurangnya curah hujan. Kondisi ini mengganggu rute pelayaran pengiriman barang dan logistik.

Dikutip dari laman phys, Kamis (18/8/2022), misi Copernicus Sentinel-2 telah menangkap sebagian Sungai Rhine dekat Cologne, menunjukkan perbedaan mencolok antara Agustus 2021 dan Agustus 2022. Satelit Copernicus Sentinel-2 menangkap citra resolusi tinggi yang memberikan informasi tentang kondisi di Bumi, seperti kehidupan tanaman, tanah, dan daerah pesisir.

Misi ini terdiri dari dua satelit, keduanya membawa pencitraan multispektral inovatif, kamera yang menangkap gambar optik pada rentang panjang gelombang di luar cahaya tampak. Fenomena yang dihadapi sungai Rhine adalah fenomena umum di sebagian besar Eropa setelah musim panas yang luar biasa dan kering, menyebabkan kebakaran hutan dan kekurangan air.

Baca juga; Peneliti Beberkan Penyebab Sebagian Besar Sungai di Bumi Mengering

Mengalir dari Pegunungan Alpen Swiss ke Laut Utara, Sungai Rhine merupakan rute pengiriman penting bagi banyak produk mulai dari biji-bijian, bahan kimia, hingga batu bara. Saat ketinggian air turun, kapal kargo harus berlayar dengan beban yang dikurangi, agar tidak kandas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Orbit Bumi Berputar...
Mengapa Orbit Bumi Berputar Tak Terkendali? Ternyata Ini Penyebabnya
Rumah Kuno Mendingin...
Rumah Kuno Mendingin saat Gelombang Panas Membakar Eropa
Eropa Kepanasan tapi...
Eropa Kepanasan tapi Tak Mau Pasang AC: Dilema Iklim yang Bunuh 250 Orang dalam Seminggu
Panas Ekstrem, Paris...
Panas Ekstrem, Paris Ubah Sungai Seine Jadi Pendingin Udara
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Rekomendasi
AREA Indonesia Siap...
AREA Indonesia Siap Perkuat Kolaborasi Dukung Program 3 Juta Rumah
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
Korban Kekerasan Seksual...
Korban Kekerasan Seksual dan TPPO Bakal Dapat Penanganan Lebih Cepat
Berita Terkini
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Motorola Razr Fold Diluncurkan,...
Motorola Razr Fold Diluncurkan, Lipatan Smartphone Tidak Terlihat
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved