Dampak Perang Nuklir Terhadap Perubahan Iklim yang Sangat Mengerikan
Kamis, 04 Agustus 2022 - 18:01 WIB
loading...
A
A
A
Namun, penelitian tim University of Nebraska-Lincoln memperkirakan bahwa jika 5 juta metrik ton karbon hitam terlepas ke lapisan stratosfer, maka akan mengakibatkan penurunan yang signifikan dalam curah hujan global mulai dari sebesar 20% hingga 80%, tergantung dari wilayahnya.
Hal ini akan mempengaruhi total volume produksi pertanian di planet ini dengan musim tanam yang berpotensi berkurang antara 10 hari-40 hari per tahun dan berlangsung hingga lima tahun.
Studi tersebut juga memperkirakan bahwa keadaan paceklik yang dihasilkan dari berbagai macam efek iklim itu dapat membunuh hingga satu miliar orang, terutama di negara-negara yang langka bahan makanan.
Setelah perang nuklir regional atau global, Bumi akan kehilangan sebagian besar lapisan ozon pelindungnya, menurut penelitian tersebut, tulis UPI, 27 September 2021.
Bom Hiroshima, yang berkekuatan 15 kiloton dan menghancurkan area seluas 13 kilometer persegi, digunakan sebagai referensi untuk penelitian ini. Berdasarkan perkiraan, diperlukan peledakan 100 jenis bom ini untuk menghasilkan skenario ‘musim gugur nuklir’.
Hal ini akan mempengaruhi total volume produksi pertanian di planet ini dengan musim tanam yang berpotensi berkurang antara 10 hari-40 hari per tahun dan berlangsung hingga lima tahun.
Studi tersebut juga memperkirakan bahwa keadaan paceklik yang dihasilkan dari berbagai macam efek iklim itu dapat membunuh hingga satu miliar orang, terutama di negara-negara yang langka bahan makanan.
Setelah perang nuklir regional atau global, Bumi akan kehilangan sebagian besar lapisan ozon pelindungnya, menurut penelitian tersebut, tulis UPI, 27 September 2021.
Bom Hiroshima, yang berkekuatan 15 kiloton dan menghancurkan area seluas 13 kilometer persegi, digunakan sebagai referensi untuk penelitian ini. Berdasarkan perkiraan, diperlukan peledakan 100 jenis bom ini untuk menghasilkan skenario ‘musim gugur nuklir’.
Lihat Juga :