Benarkah Kura-Kura Bisa Bernapas Melalui Pantat? Begini Penjelasannya
Senin, 01 Agustus 2022 - 15:12 WIB
loading...
Anda mungkin pernah mendengar desas-desus aneh bahwa kura-kura bisa bernapas melalui pantatnya. Foto/Live Sceince
A
A
A
CANBERRA - Anda mungkin pernah mendengar desas-desus aneh bahwa kura-kura bisa bernapas melalui pantatnya. Secara teknis, kura-kura tidak bernapas melalui pantat karena tidak benar-benar memiliki pantat.
Sebaliknya, kura-kura memiliki lubang serbaguna yang dikenal sebagai kloaka yang digunakan untuk reproduksi seksual dan bertelur serta untuk membuang kotoran. Namun, mereka terlibat dalam proses yang disebut respirasi kloaka, yang dalam pengertian umum dapat diartikan sebagai "bernapas dengan pantat".
Bagaimana makhluk bercangkang keras ini mendapatkan oksigen? Craig Franklin, ahli fisiologi satwa liar di The University of Queensland di Australia menjelaskan, selama respirasi kloaka, kura-kura memompa air melalui lubang kloaka dan ke dalam dua organ mirip kantung yang dikenal sebagai bursae, yang bertindak seperti paru-paru akuatik.
Baca juga; Kura-kura Langka Berwarna Kuning Ditemukan di India
Oksigen di dalam air kemudian berdifusi melintasi papila, struktur kecil yang melapisi dinding bursa, dan masuk ke aliran darah kura-kuraenyu. Namun, respirasi kloaka sangat tidak efisien dibandingkan dengan respirasi aerobik normal.
Sebab, semua kura-kura memiliki kapasitas untuk menghirup udara dengan paru-paru lebih mudah. Akibatnya, respirasi kloaka hanya terlihat pada sejumlah kecil spesies kura-kura air tawar yang mengandalkan metode tidak lazim ini untuk mengatasi tantangan di lingkungan unik yang sulit untuk menghirup udara, seperti sungai berarus deras atau kolam beku.
Sebaliknya, kura-kura memiliki lubang serbaguna yang dikenal sebagai kloaka yang digunakan untuk reproduksi seksual dan bertelur serta untuk membuang kotoran. Namun, mereka terlibat dalam proses yang disebut respirasi kloaka, yang dalam pengertian umum dapat diartikan sebagai "bernapas dengan pantat".
Bagaimana makhluk bercangkang keras ini mendapatkan oksigen? Craig Franklin, ahli fisiologi satwa liar di The University of Queensland di Australia menjelaskan, selama respirasi kloaka, kura-kura memompa air melalui lubang kloaka dan ke dalam dua organ mirip kantung yang dikenal sebagai bursae, yang bertindak seperti paru-paru akuatik.
Baca juga; Kura-kura Langka Berwarna Kuning Ditemukan di India
Oksigen di dalam air kemudian berdifusi melintasi papila, struktur kecil yang melapisi dinding bursa, dan masuk ke aliran darah kura-kuraenyu. Namun, respirasi kloaka sangat tidak efisien dibandingkan dengan respirasi aerobik normal.
Sebab, semua kura-kura memiliki kapasitas untuk menghirup udara dengan paru-paru lebih mudah. Akibatnya, respirasi kloaka hanya terlihat pada sejumlah kecil spesies kura-kura air tawar yang mengandalkan metode tidak lazim ini untuk mengatasi tantangan di lingkungan unik yang sulit untuk menghirup udara, seperti sungai berarus deras atau kolam beku.
Lihat Juga :