Cara Merawat Ban Agar Berkendara Semakin Aman
Senin, 29 Juni 2020 - 09:01 WIB
loading...
Ilustrasi ban mobil. FOTO/ IST
A
A
A
JAKARTA - Ban atau roda adalah salah satu bagian penting pada kendaraan. Ini merupakan komponen yang berhubungan langsung antara kendaraan dengan jalan.
Apalagi bagian dari kaki-kaki mobil tersebut tak selamanya mendapatkan beban ideal, yang membuat ban bekerja keras. BACA JUGA - Dynamic Shield Pajero Sport Facelift Ujian Berat Fortuner 2020
Dengan beragam kondisi tersebut, tak heran jika akan muncul beberapa kerusakan pada ban. Hingga mengharuskan karet bundar tersebut segera diganti karena tidak aman jika tetap digunakan. jika tetap dipaksa melibas jalan, ban rusak akan membuat tidak nyaman bagi pengendara maupun penumpangnya. Lebih buruknya, keamanan berkendaraan akan terancam akibat hal ini. BACA JUGA - Beda Jauh dari yang Sekarang, Toyota Fortuner 2020 Terlihat di Dealer-Dealer
Sering menganggap ringan permasalahan mengenai ban akan fatal akibatnya bagi keselamatan. Sebab bisa saja ban yang digunakan tidak dapat bekerja sesuai fungsinya. Untuk menghidari masalah di jalan, ada beberapa indikasi penyebab ban rusak yang harus segera diganti selain tapak atau profil ban yang sudah tipis atau habis. Jadi perhatikan betul tanda-tanda tersebut. BACA JUGA - Siap diproduksi, Suzuki Pastikan Pasar Motor Listrik Masih Belum Jelas
“Ciri lainnya juga dapat dilihat pada indikator keausan ban atau TWI (tread wear indicator).
Langkah ini bisa dilihat pada dinding ban kendaraan. Lihat juga periode produksi ban ada pada permukaan. Umumnya periode minggu dan tahun produksi ban keluar dari pabrik,” tukas Aidil Swastomo selaku Head of Aftersales dari Astra Peugeot.
Apalagi bagian dari kaki-kaki mobil tersebut tak selamanya mendapatkan beban ideal, yang membuat ban bekerja keras. BACA JUGA - Dynamic Shield Pajero Sport Facelift Ujian Berat Fortuner 2020
Dengan beragam kondisi tersebut, tak heran jika akan muncul beberapa kerusakan pada ban. Hingga mengharuskan karet bundar tersebut segera diganti karena tidak aman jika tetap digunakan. jika tetap dipaksa melibas jalan, ban rusak akan membuat tidak nyaman bagi pengendara maupun penumpangnya. Lebih buruknya, keamanan berkendaraan akan terancam akibat hal ini. BACA JUGA - Beda Jauh dari yang Sekarang, Toyota Fortuner 2020 Terlihat di Dealer-Dealer
Sering menganggap ringan permasalahan mengenai ban akan fatal akibatnya bagi keselamatan. Sebab bisa saja ban yang digunakan tidak dapat bekerja sesuai fungsinya. Untuk menghidari masalah di jalan, ada beberapa indikasi penyebab ban rusak yang harus segera diganti selain tapak atau profil ban yang sudah tipis atau habis. Jadi perhatikan betul tanda-tanda tersebut. BACA JUGA - Siap diproduksi, Suzuki Pastikan Pasar Motor Listrik Masih Belum Jelas
“Ciri lainnya juga dapat dilihat pada indikator keausan ban atau TWI (tread wear indicator).
Langkah ini bisa dilihat pada dinding ban kendaraan. Lihat juga periode produksi ban ada pada permukaan. Umumnya periode minggu dan tahun produksi ban keluar dari pabrik,” tukas Aidil Swastomo selaku Head of Aftersales dari Astra Peugeot.
Lihat Juga :