Steam, Epic Games, Counter Strike, Dota, dan Origin Kena Blokir, BlokirKOMINFO Bergema di Twitter

Sabtu, 30 Juli 2022 - 10:20 WIB
loading...
Steam, Epic Games, Counter...
Akses ke penyedia game dan game seperti Origin di Indonesia kini hanya bisa dilakukan dengan menggunakan VPN. Foto/IST
A A A
JAKARTA - Sejumlah situs game seperti Steam, Epic Games, Counter Strike, Dota dan Origin mulai diberlakukan pemblokiran oleh Sabtu (30/7/2022). Kekecewaan akan pemblokiran angsung bergema di Twitter lewat tagar BlokirKOMINFO.

Diketahui pemblokiran merupakan tindal kanjut dari peraturan yang diterapkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terkait Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat (platform digital) besar yang ada di Indonesia. Kewajiban pendaftaran ini merupakan amanat Peraturan Menteri Kominfo Nomor 5 Tahun 2020 PSE Lingkup Privat.

Berdasarkan peraturan itu, penyelenggara platform digital yang tidak mendaftarkan diri ke Kominfo otomatis akan kena blokir. Saat ini berdasarkan pengamatan SINDONEWScom, terdapat lima penyelenggara platform digital yang kena blokir yakni Epic Games (platform distribusi game), Steam (platform distribusi game), Dota (game), Counter Strike (game) dan Origin (EA).

Pemblokiran itu membuat pengguna di Indonesia tidak bisa lagi masuk ke situs resmi kelima penyelenggara platform digital itu. SINDONEWScom mencoba mengakses halaman resmi kelima penyelenggara platform digital itu melalui desktop dan smartphone.

Upaya masuk ke situs Epic Games melalui desktop justru sama sekali tidak berhasil. Tampilan halaman yang ditampilkan hanyalah pemberitahuan "Situs Ini Tidak Dapat Dijangkau". Hal yang berbeda justru ketika mencoba melalui ponsel pintar dengan menggunakan jaringan First Media.

Baca juga : Bujet Terbatas, Ini Daftar Mobil Bekas yang Banyak Dicari di Indonesia

Steam, Epic Games, Counter Strike, Dota, dan Origin Kena Blokir, BlokirKOMINFO Bergema di Twitter


Terdapat pengumuman resmi yang dibuat oleh First Media bahwa situs Epic Games diblokir. Hanya pengumumannya mengutip peraturan yang berbeda yakni mengenai Internet Sehat yang didasarkan pada Peraturan Menteri Kominfo No. 19/2004 tentang Internet Sehat.

Kondisi yang sama juga terjadi saat mengakses situs Origin. Akses melalui desktop terhambat dan akhirnya menampilkan layar pengumuman "Situs Ini Tidak Dapat Dijangkau". Begitu juga ketika mengaksesnya melalui ponsel pintar, yang kembali menampilkan informasi pemblokiran karena melanggar peraturan Internet Sehat dari Kominfo.

Pemblokiran beberapa situs game dan penyedianya itu membuat pengguna kecewa. Hal itu dibuktikan dengan tagar BoikotKOMINFO yang trending di Twitter.

Satrio Wibowo dengan akun Twitter @satrio_wibowo98 bahkan mengkhawatirkan pemblokiran tidak hanya terjadi pada game saja tapi juga situs pengembang perangkat lunak atau software developer.

"Ini software developer apakah bakal kena imbas juga? Unregisterednya banyak loh. Kalo iya ayo pindah negara aja dah," tulis Satrio Wibowo.

Dalam cuitannya Satrio Wibowo menampilkan tangkapan layar yang berisi berbagai software developer yang memang belum mendaftar PSE.

Baca juga : Jangan Asal Pasang, Cermati Kelebihan dan Kekurangan Penggunaan LED Motor

Steam, Epic Games, Counter Strike, Dota, dan Origin Kena Blokir, BlokirKOMINFO Bergema di Twitter


Kekecewaan juga dirasakan oleh influencer dokter Tirta yang punya akun twitter @tirta_cipeng. "Ngapain sih pake acara blokir steam? Melanggar dari segi apanya? Katanya dukung e sport? Tapi kenapa steam di blokir? Ga bisa main dota dong Gini amat sih bung. Tau kan? Mobile legend itu cara mainnya mirip2 hero dota? Trus? Disuru main ML semua gitu yg ngedota?," tulis dokter Tirta.

Sebelumnya, Dirjen Aptika Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan Kominfo telah mengirimkan surat teguran kepada Epic Games, Steam, Dota, Counter Strike, Origin pada Sabtu, 23 Juli lalu. Menurut Semuel, surat teguran berlaku selama lima hari kerja kerja setelah surat dikirim. Sehingga perhitungan hari tersebut dimulai pada Senin 25 Juli sampai Jumat 29 Juli 2022.

Diduga karena memang belum mendaftar, per Sabtu, 30 Juli 2022 ini kelimanya mulai diblokir. "Jadi kami baru mengirimnya itu tanggal 23 (Juli) hari Sabtu, bukan hari kerja. Makanya berlakunya Jumat sekarang. Karena kami harus verifikasi. Jadi dikirim 23 juli. maka takedown-nya nanti (tengah) malam," ungkap Semuel dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta Pusat, Jumat (29/7/2022) sore.

Hanya saja perlu diketahui, Semuel menegaskan bahwa platform digital yang nantinya diblokir, bisa mengajukan normalisasi untuk membuka pemblokiran. Caranya adalah dengan melengkapi pendaftaran PSE melalui Online Single Submission-Risk Based Approach (OSS-RBA).
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ridho Sadewo Bongkar...
Ridho Sadewo Bongkar 7 Strategi Free Fire yang Bikin Peluang Booyah Lebih Besar
Xbox Hadapi Tekanan...
Xbox Hadapi Tekanan Keuangan, CEO Mengancam Restrukturisasi
5 Cara Memilih Tempat...
5 Cara Memilih Tempat Top Up Game yang Terpercaya, AntiScam!
Higgs Games Island Jadi...
Higgs Games Island Jadi Hiburan Harian, Domino Jadi Permainan Favorit
Platform Top Up Game...
Platform Top Up Game Lokal VCGamers Tawarkan Solusi Harga Lebih Terjangkau
Total Football VNG Tiba-Tiba...
Total Football VNG Tiba-Tiba Puncaki Chart, Ancaman Baru eFootball dan FC Mobile?
Gus Falah Desak Bandar...
Gus Falah Desak Bandar Judi Berkedok Game Center Ditindak Maksimal Sesuai KUHP Baru
Berawal dari Mesin Arcade,...
Berawal dari Mesin Arcade, Talenta Muda Indonesia Juara Turnamen Dance Game Asia Pasifik
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
Rekomendasi
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Bagaimana Presiden FIFA...
Bagaimana Presiden FIFA Keliling 4 Zona Waktu Setiap Hari Selama Piala Dunia 2026?
Bintang Piala Dunia...
Bintang Piala Dunia 2026 Elye Wahi Diduga Terlibat Pengaturan Skor
Berita Terkini
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Industri, Hypernet Technologies Perkokoh Kemitraan Strategis di Bravo 500 Summit 2026
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved