China Gunakan Kecerdasan Buatan agar Hakim Pengadilan Berlaku Adil
Sabtu, 16 Juli 2022 - 06:00 WIB
loading...
A
A
A
Upaya penggunaan teknologi canggih dalam sistem peradilan di China itu sebenarnya sudah dilakukan sejak 2016. Saat itu Menteri Kehakiman China Qiang Zhou meminta agar dibuatkan sebuah sistem dan teknologi canggih yang bisa membuat hakim bersikap adil, efisien dan terhormat guna menjaga kredibilitas peradilan di China.
Baca juga : Kromosom Seks Hilang Bikin Pria Gampang Meninggal Muda Ketimbang Perempuan
Hal itulah yang coba dilakuan saat ini dengan menggunakan kecerdasan buatan dalam setiap pekerjaan para hakim di China. Hanya saja langkah itu masih mendapatkan kritikan dari beberapa pihak di China.
Zhang Linghan, profesor hukum di Universitas Ilmu Politik dan Hukum China, memperingatkan peningkatan pesat risiko AI menciptakan dunia di mana manusia diperintah oleh mesin.
"Manusia secara bertahap akan kehilangan kehendak bebas dengan meningkatnya ketergantungan pada teknologi. Kita harus waspada terhadap erosi kekuasaan kehakiman oleh perusahaan teknologi dan modal," jelasnya.
Baca juga : Kromosom Seks Hilang Bikin Pria Gampang Meninggal Muda Ketimbang Perempuan
Hal itulah yang coba dilakuan saat ini dengan menggunakan kecerdasan buatan dalam setiap pekerjaan para hakim di China. Hanya saja langkah itu masih mendapatkan kritikan dari beberapa pihak di China.
Zhang Linghan, profesor hukum di Universitas Ilmu Politik dan Hukum China, memperingatkan peningkatan pesat risiko AI menciptakan dunia di mana manusia diperintah oleh mesin.
"Manusia secara bertahap akan kehilangan kehendak bebas dengan meningkatnya ketergantungan pada teknologi. Kita harus waspada terhadap erosi kekuasaan kehakiman oleh perusahaan teknologi dan modal," jelasnya.
(wsb)
Lihat Juga :