Terlalu Protektif, Cumi-Cumi Betina Ini Bawa Ratusan Telur dengan Jaring
Senin, 11 Juli 2022 - 09:59 WIB
loading...
A
A
A
Cumi-cumi betina berukuran besar ini tampaknya terlalu protektif menjaga telur-telurnya yang kecil. Meskipun kenyataannya, mantel atau bagian utama tubuh cumi-cumi yang berisi semua organ utama, hanya dapat tumbuh hingga panjang maksimum 7,5 sentimeter.
Terkadang cumi-cumi betina membawa telurnya sampai menetas untuk meningkatkan peluang bayi mereka untuk bertahan hidup. Tetapi membawa telur di dasar lautan dalam juga sangat tidak mudah dan meningkatkan risiko dimangsa, itulah sebabnya jarang melihat perilaku cumi-cumi seperti ini.
Baca juga; Bangkai Cumi-cumi Raksasa Langka Terdampar di Pantai Afrika Selatan
Para peneliti mengatakan bahwa video seperti ini menunjukkan pentingnya terus mengeksplorasi perairan yang lebih dalam. Jadi bisa memahami dengan baik tentang berbagai perilaku hewan di dasar laut yang jarang sekali diketahui.
“Lautan dalam menantang untuk dipelajari dan kami hanya melihat sekilas perilaku hewan laut dalam. Setiap pengamatan yang dicatat oleh ROV kami memberikan potongan lain dari teka-teki dan membantu meningkatkan pemahaman kita tentang kehidupan di kedalaman,” tulis para peneliti MBARI.
Terkadang cumi-cumi betina membawa telurnya sampai menetas untuk meningkatkan peluang bayi mereka untuk bertahan hidup. Tetapi membawa telur di dasar lautan dalam juga sangat tidak mudah dan meningkatkan risiko dimangsa, itulah sebabnya jarang melihat perilaku cumi-cumi seperti ini.
Baca juga; Bangkai Cumi-cumi Raksasa Langka Terdampar di Pantai Afrika Selatan
Para peneliti mengatakan bahwa video seperti ini menunjukkan pentingnya terus mengeksplorasi perairan yang lebih dalam. Jadi bisa memahami dengan baik tentang berbagai perilaku hewan di dasar laut yang jarang sekali diketahui.
“Lautan dalam menantang untuk dipelajari dan kami hanya melihat sekilas perilaku hewan laut dalam. Setiap pengamatan yang dicatat oleh ROV kami memberikan potongan lain dari teka-teki dan membantu meningkatkan pemahaman kita tentang kehidupan di kedalaman,” tulis para peneliti MBARI.
(wib)
Lihat Juga :