Kecebong Alami Perubahan Penglihatan Radikal saat Berubah Jadi Kodok
Rabu, 29 Juni 2022 - 06:30 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu juga dilakukan pengurutan RNA, yang memungkinkan mereka untuk melihat tingkat ekspresi gen, atau gen mana yang dihidupkan di mata. Mereka juga menggunakan mikrospektrofotometri untuk mengukur apakah sel fotoreseptor di mata lebih sensitif terhadap bagian spektrum cahaya yang lebih merah atau lebih biru pada tahap kehidupan yang berbeda.
Asisten Profesor Universitas York Ryan Schott, mengatakan melihat di bawah air tidak sama dengan melihat di darat. Kecebong menurutnya memiliki penglihatan yang sangat baik meski berada di dalam air. Hanya saja tidak diketahui apakah yang terjadi ketika kecebong menjadi kodok dan lebih banyak menghabiskan waktu di darat.
“Melihat di bawah air tidak sama dengan melihat di darat. Cahaya di bawah air dapat memiliki lebih banyak warna kemerahan, terutama di kolam tempat banyak kodok hidup, sedangkan cahaya di darat lebih biru. Jumlah cahaya juga berbeda di bawah air versus di darat," jelasnya.
Baca juga : Fakta Baru, Hewan Berdarah Dingin Punya Rahasia Umur Panjang
Asisten Profesor Universitas York Ryan Schott, mengatakan melihat di bawah air tidak sama dengan melihat di darat. Kecebong menurutnya memiliki penglihatan yang sangat baik meski berada di dalam air. Hanya saja tidak diketahui apakah yang terjadi ketika kecebong menjadi kodok dan lebih banyak menghabiskan waktu di darat.
“Melihat di bawah air tidak sama dengan melihat di darat. Cahaya di bawah air dapat memiliki lebih banyak warna kemerahan, terutama di kolam tempat banyak kodok hidup, sedangkan cahaya di darat lebih biru. Jumlah cahaya juga berbeda di bawah air versus di darat," jelasnya.
Baca juga : Fakta Baru, Hewan Berdarah Dingin Punya Rahasia Umur Panjang
.jpg)
Lihat Juga :