Mati Misterius, Ratusan Penguin Terkecil di Dunia Terdampar di Pantai Selandia Baru

Sabtu, 18 Juni 2022 - 15:45 WIB
loading...
A A A
Tidak jelas apa yang membunuh penguin itu, tetapi para ahli telah mencatat sebagian besar burung laut yang mati secara signifikan mengalami penuruan berat badan. Penguin kecil seharusnya memiliki berat antara 0,8 hingga 1 kilogram, tetapi beberapa memiliki berat kurang dari setengahnya.

“Tidak ada lemak tubuh pada mereka; hampir tidak ada otot yang terlihat. Ketika mereka mencapai tahap kekurusan itu, mereka tidak bisa menyelam," yang akhirnya menyebabkan mereka kelaparan atau mati karena hipotermia,” kata Graeme Taylor, seorang ilmuwan burung laut DOC kepada The Guardian dikutip SINDOnews dari laman Live Science, Sabtu (18/6/2022).

Taylor menduga penguin mati kekurangan gizi akibat tidak mendapat cukup makan ikan yang menjadi makanan favorit mereka. Ini bisa dipicu dari aktivitas penangkapan ikan yang berlebihan oleh manusia.

Baca juga; Setan Tasmania Hancurkan Populasi Penguin di Pulau Maria Australia
Mati Misterius, Ratusan Penguin Terkecil di Dunia Terdampar di Pantai Selandia Baru

Penguin kecil (Eudyptula minor) yang dikenal sebagai korora di Selandia Baru, banyak mati terdampar di pantai-pantai di Pulau Utara sejak awal Mei. Foto/Live Science

Namun Taylor menduga kenaikan suhu permukaan laut yang disebabkan oleh perubahan iklim dan peristiwa siklus berkepanjangan yang dikenal sebagai La Nina telah memaksa ikan itu masuk ke perairan yang lebih dalam dan lebih dingin. Jadi para penguin, tidak dapat lagi menjangkau mereka untuk dijadikan makanan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ilmuwan Klaim Sinar...
Ilmuwan Klaim Sinar dalam Tubuh Manusia Menghilang ketika Sudah Mati
Hewan Semakin Menderita...
Hewan Semakin Menderita seperti Manusia Akibat Degradasi Lingkungan
Zat Ini Jadi Jam Alami...
Zat Ini Jadi Jam Alami yang Bisa Menentukan Waktu Kematian Seseorang
Batas Usia Maksimum...
Batas Usia Maksimum Seseorang dapat Hidup Terungkap
Warga Dilarang Mati...
Warga Dilarang Mati di Kota Ini, Berikut Alasan Ilmiahnya
Gelombang Panas Ekstrem...
Gelombang Panas Ekstrem Picu Darurat Iklim Global
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
Pakar ITB Soroti Tantangan...
Pakar ITB Soroti Tantangan Sistem Kelistrikan dalam Menghadapi Perubahan Iklim
Pramono Jadi Wakil Ketua...
Pramono Jadi Wakil Ketua C40 Cities, Fahira Idris: Dunia Akui Peran Strategis Jakarta
Rekomendasi
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Ceferin Bilang Piala...
Ceferin Bilang Piala Dunia 2026 Tak Menarik, 13 Negara Murka
Peneliti UNEJ Ungkap...
Peneliti UNEJ Ungkap Keunikan Puyuh Gonggong, Fauna Endemik Jember yang Rentan Punah
Berita Terkini
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
Di Balik Pemblokiran...
Di Balik Pemblokiran AI Tercanggih Anthropic Fable 5: Berantem dengan Pemerintah AS
Ridho Sadewo Bongkar...
Ridho Sadewo Bongkar 7 Strategi Free Fire yang Bikin Peluang Booyah Lebih Besar
Selebriti Pakai Earphone...
Selebriti Pakai Earphone Kabel, Pasar IEM Chi-Fi Diam-Diam Meledak
Begini Cara kerja AirTag...
Begini Cara kerja AirTag dan SmartTag, Pelacak Bluetooth Murah untuk Android dan iPhone
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved