Ini Titik Terdalam Samudra Antartika, Setara 17 Gedung Empire State Disusun ke Bawah
Kamis, 16 Juni 2022 - 18:02 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga; Gletser Kiamat Antartika Mencair Lebih Cepat, Kondisinya Bikin Ngeri Seluruh Dunia
Peta masif ini merupakan upaya bersama dari International Bathymetric Chart of the Southern Ocean (IBCSO), yang mulai memetakan Samudra Selatan pada 2013, dan Proyek Nippon Foundation-GEBCO Seabed 2030, yang bertujuan untuk memetakan seluruh dasar laut global pada 2030.
Peta baru diambil dari lebih dari 1.200 set data sonar, sebagian besar dikumpulkan oleh kapal sains dari seluruh dunia dan kapal pemecah es kokoh yang memotong jalan bagi mereka. Bagan dasar laut mencakup lebih dari 48 juta km persegi dasar laut, lebih dari dua kali lipat cakupan di peta pertama IBCSO untuk wilayah tersebut, yang dirilis pada 2013.
Selain berguna untuk navigasi, peta akan bermanfaat bagi penelitian biologi dengan menunjukkan lokasi pegunungan bawah laut (disebut gunung laut), yang cenderung menjadi hotspot keanekaragaman hayati bawah laut. Kedalaman laut juga mempengaruhi pergerakan arus dan pencampuran air vertikal, yang menjadi faktor model iklim yang menunjukkan bagaimana lautan memindahkan panas di sekitar planet ini.
Peta masif ini merupakan upaya bersama dari International Bathymetric Chart of the Southern Ocean (IBCSO), yang mulai memetakan Samudra Selatan pada 2013, dan Proyek Nippon Foundation-GEBCO Seabed 2030, yang bertujuan untuk memetakan seluruh dasar laut global pada 2030.
Peta baru diambil dari lebih dari 1.200 set data sonar, sebagian besar dikumpulkan oleh kapal sains dari seluruh dunia dan kapal pemecah es kokoh yang memotong jalan bagi mereka. Bagan dasar laut mencakup lebih dari 48 juta km persegi dasar laut, lebih dari dua kali lipat cakupan di peta pertama IBCSO untuk wilayah tersebut, yang dirilis pada 2013.
Selain berguna untuk navigasi, peta akan bermanfaat bagi penelitian biologi dengan menunjukkan lokasi pegunungan bawah laut (disebut gunung laut), yang cenderung menjadi hotspot keanekaragaman hayati bawah laut. Kedalaman laut juga mempengaruhi pergerakan arus dan pencampuran air vertikal, yang menjadi faktor model iklim yang menunjukkan bagaimana lautan memindahkan panas di sekitar planet ini.
(wib)
Lihat Juga :