Akibat Covid-19, Lebih dari Setengah Penduduk AS Suka Main Game

Rabu, 08 Juni 2022 - 15:02 WIB
loading...
Akibat Covid-19, Lebih...
Lebih dari Setengah Penduduk AS Suka Main Game. FOTO/ IST
A A A
NEW YORK - Laporan dari Entertainment Software Association (ESA) menyebut, sebanyak 66% penduduk Amerika Serikat AS) atau 215,5 juta orang bermain game. Dan sikap mereka terhadap game menjadi lebih positif selama pandemi Covid-19.

Dikatakan bahwa sebanyak 97% penduduk AS sekarang melihat manfaat dari bermain game. Laporan juga menyebut orang-orang AS percaya bahwa video game telah membawa manfaat kesehatan mental selama berlangsungnya pandemi.

BACA JUGA - Kecanduan Game Online Dinilai Sebabkan Regulasi Diri Rendah

"Orang Amerika dari segala usia dan demografi bermain game. Mereka melihat video game untuk kebaikan. Dan mereka melihat video game memiliki manfaat positif dalam berbagai aspek kehidupan mereka," kata CEO ESA Stanley Pierre-Louis.

Tidak berhenti di situ, laporan juga mengungkap bahwa 89% pemain mengatakan video game memberikan penghilang stres, sementara 88% mengatakan video game membantu meningkatkan keterampilan kognitif, melansir dari Venture Beat, Rabu (8/6/2022).

Dikatakan juga 88% persen pemain setuju bahwa video game menyatukan berbagai jenis orang, sementara 83% mengatakan game memperkenalkan orang ke teman dan hubungan baru. Persentase ini naik lima poin dibanding tahun 2021 lalu.

Sebanyak 61% pemain mengatakan video game telah membantu mereka tetap terhubung dengan keluarga, meningkat delapan poin persentase dari tahun 2021, dan bahkan lebih banyak orang tua (77%) yang bermain video game dengan anak-anak mereka.

Adapun perangkat yang kerap digunakan untuk bermain game adalah smartphone. Setidaknya 70% orang Amerika menggunakan smartphone untuk bermain game, sementara 18% lainnya hanya menggunakan smartphone untuk keperluan komunikasi.

Pierre-Louis menyebut, genre kasual, seperti pencocokan, teka-teki otak, pesta, musik dan tarian, dan permainan olahraga, terus menjadi yang paling banyak dimainkan. Sementara rata-rata pemain adalah orang berusia 33 tahun.

“Apa yang menurut saya menakjubkan adalah bahwa orang berusia 45 tahun ke atas melebihi jumlah mereka yang berusia di bawah 18 tahun dalam bermain video game. 48% dari mereka adalah perempuan dan 52% laki-laki," kata Pierre-Louis.

Lebih lanjut, laporan mengungkap bahwa orang-orang tetap sangat terlibat dan terinspirasi oleh video game. Waktu bermain terus meningkat di antara pemain, dengan waktu mingguan rata-rata 13 jam, naik 7% dari tahun 2021.

"Kami melihat ini baik bagi orang tua. Mereka melihat video game sebagai hal yang penting untuk membangun keterampilan kognitif, membangun kreativitas serta sebagai alat penting untuk menciptakan pengalaman menyenangkan," ujar Pierre-Louis.

"Sangat menggembirakan bahwa 77% orang tua bermain game dengan anak-anak mereka setidaknya seminggu sekali. Jumlah itu juga naik dari dua tahun terakhir. Orang tua merasa senang terhubung dengan anak-anak mereka melalui gameplay," pungkasnya.

Survei konsumen ESA tahun 2022 dilakukan dengan menggunakan metodologi online. Kuesioner 15 menit diselesaikan oleh sampel representatif dari 4.011 konsumen AS berusia 18 tahun ke atas pada Februari 2022 (margin of error +/- 2%).

Pemain video game yang bermain setidaknya satu jam seminggu adalah bagian dari total ini, mewakili 2.548 responden. Survei mendefinisikan video game sebagai game yang dapat dimainkan di konsol, komputer pribadi, smartphone, perangkat VR, dll.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Game Mobile Action RPG...
Game Mobile Action RPG ‘The God of Highschool Legends’ Dirilis, GAMES+ Bidik Jadi Publisher Terkemuka
Higgs Games Island Jadi...
Higgs Games Island Jadi Hiburan Harian, Domino Jadi Permainan Favorit
Platform Top Up Game...
Platform Top Up Game Lokal VCGamers Tawarkan Solusi Harga Lebih Terjangkau
Liga Berbasis Tim Jadi...
Liga Berbasis Tim Jadi Langkah Awal Penguatan Ekosistem Roblox
7 Alasan Kenapa Top...
7 Alasan Kenapa Top Up Game Official Mobile Legends Lebih Aman
Kiamat Konsol Makin...
Kiamat Konsol Makin Dekat: Pendapatan Game PC Diprediksi Tumbangkan PlayStation dan Xbox di 2028
Akui Pernah Lakukan...
Akui Pernah Lakukan KDRT ke Istri, Dede Sunandar Ungkap Alasannya
Dilarang Main Gim Daring,...
Dilarang Main Gim Daring, 3 Anak Bunuh Diri Bersama-sama
Terungkap! Ini Pertanyaan...
Terungkap! Ini Pertanyaan Jebakan Kelompok Teroris untuk Jaring Anak-anak
Rekomendasi
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
Tiyo Ardianto Tolak...
Tiyo Ardianto Tolak Tawaran Bertemu Petinggi Lembaga Berbintang yang akan Berikan Apa pun yang Dia Mau
Jaga Kredibilitas Negara,...
Jaga Kredibilitas Negara, Pengamat Dukung Kejagung Usut Korupsi MBG
Berita Terkini
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Mantap! Telkom Bagikan...
Mantap! Telkom Bagikan Dividen Saham Rp21,9 Triliun dari Hasil Buku 2025
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Infografis
AS Tepis Bisa Matikan...
AS Tepis Bisa Matikan Jet Tempur Siluman F-35 dari Jarak Jauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved