Inilah Perbedaan Air Liur Kucing dan Anjing
Rabu, 18 Mei 2022 - 13:54 WIB
loading...
A
A
A
Air liur anjing dalam segi kesehatan memang dapat menyebabkan masalah kesehatan. Ini karena di dalam mulut anjing terdapat banyak bakteri yang berbahaya bagi manusia. Salah satunya adalah bakteri Capnocytophaga.
Capnocytophaga tidak hanya terdapat pada mulut anjing, pada kucing dan bahkan manusia juga terdapat bakteri ini. Bagi orang yang memiliki daya tahan tubuh lemah akan mudah terjangkit oleh bakteri ini.
Selain terdapat Capnocytophaga, air liur anjing juga mengandung glikoprotein, yaitu zat yang memicu mekanisme pertahanan tubuh pada beberapa orang. Selain itu air liur anjing juga dapat menyebabkan penyakit kulit kurap atau kadas.
Hal ini terjadi ketika spora jamur dari bagian tubuh yang dijilat anjing terbawa air liur dan menyebarkan spora jamur. Bagian moncong anjing juga terdapat kuman yang bisa berpindah ke manusia dan menyebabkan penyakit.
Jenis bakteri yang umum hinggap di mulut anjing adalah clostridium, E. coli, salmonella, dan campylobacter. Bakteri tersebut dapat menyebabkan gangguan pencernaan parah pada manusia, mulai dari sakit perut, diare, demam, hingga mual dan muntah.
2. Air Liur Kucing
Berbeda dari anjing yang dikenal suka menjilat manusia, kucing lebih dikenal suka menjilat bagian tubuhnya sendiri. Mungkin kita akan merasa lebih aman karena air liur kucing tidak secara langsung dapat bersentuhan dengan manusia.
Capnocytophaga tidak hanya terdapat pada mulut anjing, pada kucing dan bahkan manusia juga terdapat bakteri ini. Bagi orang yang memiliki daya tahan tubuh lemah akan mudah terjangkit oleh bakteri ini.
Selain terdapat Capnocytophaga, air liur anjing juga mengandung glikoprotein, yaitu zat yang memicu mekanisme pertahanan tubuh pada beberapa orang. Selain itu air liur anjing juga dapat menyebabkan penyakit kulit kurap atau kadas.
Hal ini terjadi ketika spora jamur dari bagian tubuh yang dijilat anjing terbawa air liur dan menyebarkan spora jamur. Bagian moncong anjing juga terdapat kuman yang bisa berpindah ke manusia dan menyebabkan penyakit.
Jenis bakteri yang umum hinggap di mulut anjing adalah clostridium, E. coli, salmonella, dan campylobacter. Bakteri tersebut dapat menyebabkan gangguan pencernaan parah pada manusia, mulai dari sakit perut, diare, demam, hingga mual dan muntah.
2. Air Liur Kucing
Berbeda dari anjing yang dikenal suka menjilat manusia, kucing lebih dikenal suka menjilat bagian tubuhnya sendiri. Mungkin kita akan merasa lebih aman karena air liur kucing tidak secara langsung dapat bersentuhan dengan manusia.
Lihat Juga :