Google Menyatakan Perang Terbuka Terhadap Zoom dkk

Senin, 22 Juni 2020 - 10:02 WIB
loading...
A A A
Ada juga alasan praktis nyata bagi Google untuk melakukan hal ini sebagaimana adanya. Saat ini, Google tidak dapat memaksa pembuat ponsel pintar Android yang ada untuk menggabungkan Google Meet ke perangkat yang sudah dirilis.

Itu dapat mengubah kontraknya dengan perusahaan smartphone untuk peluncuran ponsel di masa depan agar memasukkannya fitur ini. Sementara itu, OEM smartphone adalah layanan bundar seperti Skype karena kemitraan seperti Samsung dan Microsoft menjadi lebih umum.

Tidak sulit untuk membayangkan Zoom dalam pembicaraan dengan berbagai produsen ponsel tentang pengaturan yang sama. Jadi, alih-alih menunggu negosiasi GMS (Layanan Seluler) berikutnya, Google pada dasarnya dapat menghindari proses yang sudah ada untuk preload dengan menempatkan aplikasi di dalam aplikasi lain.

Semua ini memang memunculkan pertanyaan, apakah yang dilakukan oleh Google adil? Perusahaan ini adalah penyedia email cloud terbesar di dunia, dengan lebih dari 1,5 miliar pengguna aktif. Pengaruh Google sangat besar sehingga bahkan layanan populer seperti Zoom akan menghadapi hambatan adopsi nyata saat Gmail mulai menangkap pengguna Google Meet dengan hanya berada di sana.

Ini tidak akan ada hubungannya dengan fitur Google Meet, keandalannya, atau skalabilitasnya —itu karena Google Meet ada di titik keputusan yang nyaman dan awal bagi pengguna, titik keputusan di mana pesaing Meet tidak akan dapat menempatkan diri.

Google meluncurkan ini secara otomatis ke miliaran smartphone Android, sebagai aplikasi tingkat sistem yang tidak dapat dihapus, dalam hitungan pekan. "Anda akan ada di sana untuk miliaran orang ketika mereka memperbarui Gmail, dan sementara itu bisa dimatikan, saya yakin sebagian besar tidak akan pernah repot. Saat Google menghadapi pengawasan antimonopoli yang semakin meningkat, langkah seperti ini mungkin tidak terlihat dalam cahaya terbaik, dan mungkin seharusnya tidak," pungkasnya.
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Microsoft Klaim Chip...
Microsoft Klaim Chip Kuantum Baru 1.000 Kali Lebih Stabil
AS Kenalkan Mikroskop...
AS Kenalkan Mikroskop dengan Resolusi Detail hingga yang Terkecil
CEO Microsoft Yakin...
CEO Microsoft Yakin AI Akan Mendekati Kecerdasan Manusia dalam 18 Bulan
Aplikasi Pengintai untuk...
Aplikasi Pengintai untuk Identifikasi Jenis Peralatan Militer Diluncurkan
Microsoft Menjajaki...
Microsoft Menjajaki Integrasi Fitur Mirip OpenClaw ke dalam 365 Copilot
Amazon dan Google Didesak...
Amazon dan Google Didesak Dampak Ungkap Lingkungan Terkait Pusat Data
BTN Dukung Transaksi...
BTN Dukung Transaksi Digital Indonesia Coffee Expo 2026 lewat Aplikasi Bale
Bank Mandiri Tambah...
Bank Mandiri Tambah Fitur Kurban Digital di Aplikasi, Nasabah Bisa Pantau Distribusi
MotionBank Aplikasi...
MotionBank Aplikasi Perbankan Digital Bikin Transaksi Lebih Praktis
Rekomendasi
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved