NFT Pertama Jack Dorsey Siap Dilelang Kembali

Selasa, 03 Mei 2022 - 19:04 WIB
loading...
NFT Pertama Jack Dorsey...
NFT pertama Jack Dorsey akan dilelang lagi
A A A
MENLO PARK - Pembeli token non-fungible (NFT) dari tweet pertama pendiri Twitter Jack Dorsey, Sina Estavi berniat kembali melelang NFT miliknya.

Namun bukannya untung, Estavi harus menelan pil pahit karena NFT yang dibeli seharga Rp41 miliar hanya mendapat tawaran tertinggi Rp89 juta.

BACA JUGA - Jengah dengan Twitter? Ini Cara Mudah Menonaktifkan Akun Twitter

Dilansir BBC, Tweet yang mengatakan "just setting up my twttr," pertama kali diposting pada Maret 2006 dan dilelang tahun lalu oleh Dorsey untuk amal. Pada Maert 2021, Estavi berhasil membeli tweet tersebut dalam bentuk NFT senilai USD2,9 juta atau setara Rp41 miliar.

Pekan lalu, Estavi yang merupakan kepala eksekutif perusahaan blockchain Bridge Oracle mengumumkan bahwa tweet tersebut akan dijual di pasar NFT OpenSea.

Estavi memperkirakan kalau NFT tersebut akan laku sekitar USD25 juta atau setara Rp359 miliar dan berniat menyumbangkan setengahnya untuk badan amal AS, GiveDirectly.

Dia mengaku sudah ada yang menawar NFT tersebut sebesar USD10 juta atau sekitar Rp143,6 miliar.

Alih-alih ingin untung besar, namun tawaran tertinggi yang baru masuk hanya USD6.200 atau setara Rp89 juta.

Kepada BBC, Estavi mengatakan mungkin tidak akan menjual NFT tersebut sampai ada penawar tertingi yang melebihi harga dia membelinya.

"Tahun lalu, ketika saya membeli NFT ini, sangat sedikit orang yang mendengar nama NFT. Sekarang saya katakan NFT ini adalah Mona Lisa (mahakarya) dari dunia digital. Hanya ada satu dan tidak akan pernah sama lagi," kata Estavi.

Namun melihat tawaran rendah yang ada, nampaknya Estavi urung menjual NFT tweet pertama Dorsey. "Saya pikir nilai NFT ini jauh lebih besar dari yang Anda bayangkan dan siapa pun yang ingin membelinya harus layak," katanya

Ditanya BBC siapa itu yang layak, Estavi berkata: "Saya pikir seseorang seperti Elon Musk pantas mendapatkan NFT ini," jawabnya.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
X Batasi Pengguna Gratis...
X Batasi Pengguna Gratis hanya 50 Tweet Sehari
Elon Musk Kesandung...
Elon Musk Kesandung Hukum, Polisi Prancis Geledah Kantor X di Paris
Elon Musk Tuduh Aksi...
Elon Musk Tuduh Aksi Grok dan X di Beberapa Negara Terstruktur
xAI Kenalkan Chat untuk...
xAI Kenalkan Chat untuk Kepentingan Bisnis dan Perusahaan
Foto yang Diposting...
Foto yang Diposting ke X Kini Bisa Diedit Ulang Pakai AI
X Meluncurkan SItus...
X Meluncurkan SItus Penjualan Akun Nonaktif dengan Pengikut Banyak
Misbakhun Dorong Tokenisasi...
Misbakhun Dorong Tokenisasi RWA Dongkrak Peran Masyarakat Biayai Pembangunan
Peringatan Sumpah Pemuda:...
Peringatan Sumpah Pemuda: Jaga Kedaulatan Bangsa di Era Algoritma dan Metaverse
Ernest Prakasa Pamit...
Ernest Prakasa Pamit Tinggalkan Aplikasi X, Langsung Tutup Akun
Rekomendasi
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Infografis
Daftar Negara dengan...
Daftar Negara dengan Pengangguran Terbanyak di ASEAN, Indonesia Urutan Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved