Gorila Remaja Kecanduan Smartphone, Bikin Pusing Petugas Kebun Binatang
Minggu, 24 April 2022 - 12:51 WIB
loading...
Gorila penghuni kebun binatang Lincoln Park Chicago, Illinois, Amerika Serikat (AS) kecanduan smartphone akibat ulah pengunjung.Foto/iflscience
A
A
A
CHICAGO - Bukan hanya pada remaja, smartphone ternyata menyebabkan seekor gorila berusia 16 tahun bernama Amare kecanduan . Gorila penghuni kebun binatang Lincoln Park Chicago, Illinois, Amerika Serikat (AS) kecanduan smartphone akibat ulah pengunjung.
Gorila seberat 180 kilogram ini mulai kecaduan smartphone setelah banyak pengunjung mendekati kandang kaca untuk menunjukkan kepadanya gambar dan video dari ponsel mereka. Amare saat ini tinggal bersama tiga gorila remaja "bujangan" lainnya begitu menyukai gambar dan video dari smartphone pengunjung.
Menurut penjaga kebun binatang, suatu ketika saat Amare yang sedang asyik melihat layar smartpone pengunjung kebun binatang diserang gorila lain. Meskipun interaksi agresif ini normal dan tidak menyebabkan cedera apa pun, perilaku terganggu semacam ini dapat menyebabkan status sosial Amare dalam kelompok menurun dan menyebabkan konsekuensi perkembangan yang parah.
Baca juga; Ternyata Orangutan Sumatera-Kalimantan Dulunya Bertubuh Raksasa
"Kami semakin khawatir bahwa terlalu banyak waktunya diambil untuk melihat-lihat foto orang. Kami lebih suka dia menghabiskan lebih banyak waktu dengan teman-temannya belajar menjadi gorila," kata Stephen Ross, Direktur Kebun Binatang Lester E Fisher Center for the Study and Conservation of Apes, kepada Chicago Sun-Times yang dikutip SINDOnews dari laman iflscience, Minggu (24/4/2022).
Gorila seberat 180 kilogram ini mulai kecaduan smartphone setelah banyak pengunjung mendekati kandang kaca untuk menunjukkan kepadanya gambar dan video dari ponsel mereka. Amare saat ini tinggal bersama tiga gorila remaja "bujangan" lainnya begitu menyukai gambar dan video dari smartphone pengunjung.
Menurut penjaga kebun binatang, suatu ketika saat Amare yang sedang asyik melihat layar smartpone pengunjung kebun binatang diserang gorila lain. Meskipun interaksi agresif ini normal dan tidak menyebabkan cedera apa pun, perilaku terganggu semacam ini dapat menyebabkan status sosial Amare dalam kelompok menurun dan menyebabkan konsekuensi perkembangan yang parah.
Baca juga; Ternyata Orangutan Sumatera-Kalimantan Dulunya Bertubuh Raksasa
"Kami semakin khawatir bahwa terlalu banyak waktunya diambil untuk melihat-lihat foto orang. Kami lebih suka dia menghabiskan lebih banyak waktu dengan teman-temannya belajar menjadi gorila," kata Stephen Ross, Direktur Kebun Binatang Lester E Fisher Center for the Study and Conservation of Apes, kepada Chicago Sun-Times yang dikutip SINDOnews dari laman iflscience, Minggu (24/4/2022).
Lihat Juga :