Pengembang Indie Tarik Game dari Steam karena Aksi Black Lives Matter
Kamis, 18 Juni 2020 - 03:03 WIB
loading...
A
A
A
“Malam ini saya menarik semua game saya dari @steam dan saya tidak ingin menerbitkannya lagi. Saya mendesak pengembang game indie lain untuk bergabung dengan saya,” tulis Glander, beberapa waktu lalu.
Aksi Glander ternyata disambut oleh pengembang game indie lainnya. Pemilik game Ghost Time Games dan Dan Sanderson memutuskan mengambil sikap yang sama.
“Saya telah dapatkan USD1000 dari penjualan game, dan meninggalkan penghasilan itu membuat saya tidak nyaman. Tetapi jika saya terus mengambil untung dari store mereka, maka saya adalah bagian dari aksi diam mereka melawan kebencian,” tegas Gabriel Koening dari Ghost Time Games.
Meski keluar dari Steam, masih ada store lain seperti Epic Games dan berbagai store digital lainnya. Artinya, pengembang game indie tidak begitu saja kehilangan ladang untuk mencari nafkah mereka.
Aksi Glander ternyata disambut oleh pengembang game indie lainnya. Pemilik game Ghost Time Games dan Dan Sanderson memutuskan mengambil sikap yang sama.
“Saya telah dapatkan USD1000 dari penjualan game, dan meninggalkan penghasilan itu membuat saya tidak nyaman. Tetapi jika saya terus mengambil untung dari store mereka, maka saya adalah bagian dari aksi diam mereka melawan kebencian,” tegas Gabriel Koening dari Ghost Time Games.
Meski keluar dari Steam, masih ada store lain seperti Epic Games dan berbagai store digital lainnya. Artinya, pengembang game indie tidak begitu saja kehilangan ladang untuk mencari nafkah mereka.
(wbs)
Lihat Juga :