Ini Penjelasan Medis Tentang Penyakit Afasia yang Dialami Aktor Kondang Bruce Willis
Kamis, 31 Maret 2022 - 21:50 WIB
loading...
A
A
A
Dari sisi medis, ada dua kategori besar Afasia, yang disebut lancar dan tidak lancar (fluent and non-fluent). Dalam kategori-kategori ini terdapat kelompok-kelompok yang berbeda, dibedakan berdasarkan area yang rusak dan gejala-gejalanya.
Menurut Johns Hopkins Medicine, jenis Afasia tidak lancar yang paling umum disebut Afasia Broca, yang terjadi ketika bagian lobus frontal, biasanya di sisi kiri, rusak. Gejala Afasia Broca, juga disebut Afasia Ekspresif — termasuk masalah bicara ketika penderita kehilangan kata-kata tertentu dari bahasa dan berbicara dalam kalimat pendek.
Baca juga; Seperti Bruce Willis, 4 Selebritas Ini Pernah Menderita Penyakit Afasia
Seseorang dengan gangguan ini umumnya dapat memahami beberapa kata dari yang orang lain katakan. Namun, karena Afasia Broca berasal dari kerusakan pada bagian depan otak, hal itu dapat berdampak pada gerakan, yang menyebabkan kelemahan atau kelumpuhan pada sisi kanan tubuh.
Orang yang didiagnosis dengan Afasia Wernicke, yang merupakan jenis Afasia Fasih yang paling umum, memiliki kerusakan pada area Wernicke di bagian otak yang dominan bahasa. Alih-alih menghilangkan kata-kata dan berbicara dalam kalimat pendek, seseorang yang didiagnosis dengan Wernicke, atau reseptif, Afasia memberikan kalimat yang panjang dan membingungkan.
Menurut Johns Hopkins Medicine, jenis Afasia tidak lancar yang paling umum disebut Afasia Broca, yang terjadi ketika bagian lobus frontal, biasanya di sisi kiri, rusak. Gejala Afasia Broca, juga disebut Afasia Ekspresif — termasuk masalah bicara ketika penderita kehilangan kata-kata tertentu dari bahasa dan berbicara dalam kalimat pendek.
Baca juga; Seperti Bruce Willis, 4 Selebritas Ini Pernah Menderita Penyakit Afasia
Seseorang dengan gangguan ini umumnya dapat memahami beberapa kata dari yang orang lain katakan. Namun, karena Afasia Broca berasal dari kerusakan pada bagian depan otak, hal itu dapat berdampak pada gerakan, yang menyebabkan kelemahan atau kelumpuhan pada sisi kanan tubuh.
Orang yang didiagnosis dengan Afasia Wernicke, yang merupakan jenis Afasia Fasih yang paling umum, memiliki kerusakan pada area Wernicke di bagian otak yang dominan bahasa. Alih-alih menghilangkan kata-kata dan berbicara dalam kalimat pendek, seseorang yang didiagnosis dengan Wernicke, atau reseptif, Afasia memberikan kalimat yang panjang dan membingungkan.
Lihat Juga :