Digitalisasi Pelayanan Publik Dorong Kemajuan Wilayah Pedesaan
Rabu, 30 Maret 2022 - 13:00 WIB
loading...
Digitalisasi Nusantara Expo dan Summit (DNES) 2022 terselenggara atas kerja sama antara KADIN Indonesia bersama Yayasan Internet Indonesia (GIIF) dan INTERBIO diikuti oleh 500 daerah di Tanah Air. Foto/Mihardi
A
A
A
SOLO - Pembangunan digitalisasi pelayanan ke wilayah pedesaan terus digencarkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk menciptakan pemerataan dan kemajuan masyarakat. Pembangunan difokuskan pada perbaikan koneksi internet yang lebih cepat dan peningkatan SDM untuk pelayanan digital.
Untuk mewujudkan digitalisasi pelayanan di wilayah pedesaan Kemendagri mempertemukan pihak industri digital dengan pemerintah daerah. Jadi upaya pemerintah menghubungkan desa yang belum terkoneksi digitalisasi lebih ringan dan cepat tercapai.
Apalagi sejumlah daerah pelosok masih merasa kebingungan melakukannya transformasi digital. Disusul peningkatan SDM dalam membangun pelayanan digital, termasuk pemerintah dan masyarakat.
Baca juga; Ekosistem Digital dan Ekologi Digital
"Pemerintah dengan fungsi pelayanannya wajib memberikan pelayanan terbaik. Itu hanya bisa diwujudkan dengan digitalisasi pelayanan,” kata Sekretaris Jenderal Kemendagri, Suhajar Diantoro dalam pembukan Digitalisasi Nusantara Expo dan Summit (DNES) 2022 di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Selasa, 29 Maret 2022.
Digitalisasi Nusantara Expo dan Summit (DNES) 2022 terselenggara atas kerja sama antara KADIN Indonesia bersama Yayasan Internet Indonesia (GIIF) dan INTERBIO diikuti oleh 500 daerah di Tanah Air. Kegiatan DNES ini dimeriahkan sebanyak 41 booth dari perusahaan berbasis digital.
KADIN Indonesia mencatat ada sekitar 2.300 perusahaan atau start up bertambah di tanah air. Sebanyak 12 start up di antaranya bahkan telah berekspansi menjadi perusahaan unicron Indonesia. Pertumbuhan start up itu diklaim sebagai cerahnya prospek ekonomi digital Indonesia.
Untuk mewujudkan digitalisasi pelayanan di wilayah pedesaan Kemendagri mempertemukan pihak industri digital dengan pemerintah daerah. Jadi upaya pemerintah menghubungkan desa yang belum terkoneksi digitalisasi lebih ringan dan cepat tercapai.
Apalagi sejumlah daerah pelosok masih merasa kebingungan melakukannya transformasi digital. Disusul peningkatan SDM dalam membangun pelayanan digital, termasuk pemerintah dan masyarakat.
Baca juga; Ekosistem Digital dan Ekologi Digital
"Pemerintah dengan fungsi pelayanannya wajib memberikan pelayanan terbaik. Itu hanya bisa diwujudkan dengan digitalisasi pelayanan,” kata Sekretaris Jenderal Kemendagri, Suhajar Diantoro dalam pembukan Digitalisasi Nusantara Expo dan Summit (DNES) 2022 di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Selasa, 29 Maret 2022.
Digitalisasi Nusantara Expo dan Summit (DNES) 2022 terselenggara atas kerja sama antara KADIN Indonesia bersama Yayasan Internet Indonesia (GIIF) dan INTERBIO diikuti oleh 500 daerah di Tanah Air. Kegiatan DNES ini dimeriahkan sebanyak 41 booth dari perusahaan berbasis digital.
KADIN Indonesia mencatat ada sekitar 2.300 perusahaan atau start up bertambah di tanah air. Sebanyak 12 start up di antaranya bahkan telah berekspansi menjadi perusahaan unicron Indonesia. Pertumbuhan start up itu diklaim sebagai cerahnya prospek ekonomi digital Indonesia.
Lihat Juga :