Ilmuwan Temukan Fakta Mengejutkan Soal Asteroid Ryugu

Minggu, 27 Maret 2022 - 22:28 WIB
loading...
Ilmuwan Temukan Fakta...
Setelah meneliti sampel yang dibawa pesawat ruang angkasa Jepang pada 2018 silam, ilmuwan berhasil mengungkap misteri dari asteroid Ryugu. Foto/JAXA
A A A
TOKYO - Setelah meneliti sampel yang dibawa pesawat ruang angkasa Jepang pada 2018 silam, ilmuwan berhasil mengungkap misteri dari asteroid Ryugu . Berdasarkan penelitian sampel tersebut, diketahui kalau Ryugu ternyata bukan asteroid tetapi merupakan objek Comet Asteroid Transition (CAT).

Dikutip dari Science Alert, Mingu (27/3/2022), ilmuwan Jepang yang memeriksa sampel tersebut memastikan kalau Ryugu bukan asteroid.

Penelitian tersebut sudah diterbitkan dalam The Astronomical Journal Letters berjudul "The Asteroid 162173 Ryugu: a Cometary Origin." Penulis utama adalah Associate Professor Hitoshi Miura dari Nagoya City University.

Dalam makalahnya, penulis mengatakan bahwa Ryugu mungkin bukan hanya sisa-sisa komet, tetapi asteroid tumpukan puing bekas komet. Para astronom menyebut objek tersebut sebagai CAT.

BACA : Ilmuwan Sebut Batu Asteroid Ryugu Akan Ungkap Asal-usul Kehidupan

Komet terbentuk di tempat yang jauh dari Tata Surya. Tidak seperti asteroid, yang semuanya adalah batuan, komet bersifat es dan mengandung batuan dan volatil beku. Zat yang mudah menguap sebagian besar adalah es air, tetapi komet juga mengandung karbon dioksida beku, amonia, metana, dan karbon monoksida.

"Sublimasi es menyebabkan inti komet kehilangan massa dan menyusut, yang meningkatkan kecepatan rotasi," kata penulis utama Miura dalam siaran pers. Menurut Miura, hipotesis kepunahan komet juga dapat menjelaskan tingginya kandungan bahan organik pada Ryugu .

Molekul organik yang terdeteksi termasuk CO, CO2, metanol, karbonil sulfida, formaldehida, asam format, metana, dan sianat. "Komponen es komet diperkirakan mengandung bahan organik yang dihasilkan di media antarbintang," katanya.

Tim peneliti menguji hipotesis mereka dengan simulasi numerik. Mereka menghitung berapa lama waktu yang dibutuhkan Ryugu untuk kehilangan semua volatilnya dan menjadi sisa bebatuan.

BACA JUGA : Kursor Laptop Tidak Bergerak, Berikut Cara Mengatasinya

Studi ini berfokus pada asteroid dengan tiga karakteristik yakni, bentuk puncak yang berputar, komposisi/morfologi tumpukan puing, dan konsentrasi organik yang tinggi. Hasilnya menunjukkan bahwa Ryugu dan asteroid sejenis adalah objek transisi komet-asteroid (CAT).

"CAT adalah objek kecil yang dulunya merupakan komet aktif tetapi telah punah dan tampaknya tidak dapat dibedakan dari asteroid," jelas Miura. Karena kesamaan Ryugu dengan komet dan asteroid, CAT dapat memberikan wawasan baru ilmuwan tentang tata surya.

Selain penelitian terhadap asteroid Ryugu , Pesawat ruang angkasa OSIRIS-REx NASA juga sedang mengambil sampel asteroid Bennu.

Asteroid Bennu sangat mirip dengan Ryugu, dan penjelajah NASA akan mengirim sampelnya ke Bumi pada tahun 2023. Analisis sampel ini akan memastikan apakah Ryugu dan Bennu adalah asteroid atau CAT.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sebuah Asteroid Menabrak...
Sebuah Asteroid Menabrak Bulan pada 2032, Dampaknya Akan Mencapai Bumi
Ilmuwan Temukan Kehidupan...
Ilmuwan Temukan Kehidupan dalam Sampel Asteroid Bennu
Karena Alasan Ini, Batu...
Karena Alasan Ini, Batu dari Mars di Afrika Diselidiki
Asteroid 2024 YR4 Diklaim...
Asteroid 2024 YR4 Diklaim Akan Menabrak Bulan
NASA Umumkan Baru Saja...
NASA Umumkan Baru Saja Selamatkan Bumi dari Kehancuran
NASA Kurangi Risiko...
NASA Kurangi Risiko Ancaman Asteroid Berbahaya Menjadi 0,28 Persen
Mengenal Prof Premana,...
Mengenal Prof Premana, Dosen Astronomi ITB yang Namanya Abadi di Langit
Bukti Risiko Bumi Dihantam...
Bukti Risiko Bumi Dihantam Asteroid Semakin Meningkat
NASA Minta Penduduk...
NASA Minta Penduduk Bumi Siaga 1, Kondisi Alam Semesta Tak Stabil
Rekomendasi
Little Star Fun Run...
Little Star Fun Run di Surabaya, Ajang Lari Anak Tumbuhkan Kepercayaan Diri
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono...
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono di UGM Dibubarkan Mahasiswa, Qodari: Kalau Hanya Tuntutan, Bukan Demokrasi
5 Fakta Menarik Lionel...
5 Fakta Menarik Lionel Messi Meledak di Laga Pembuka Argentina di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Padukan Semangat Sepak...
Padukan Semangat Sepak Bola dan Teknologi, Lexar Rilis Seri Penyimpanan Resmi AFA Berdesain Ikonik Nomor 10
Infografis
6 Fakta Garda Revolusi...
6 Fakta Garda Revolusi Iran, Pasukan Elite Pendukung Ali Khamenei
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved