Istana Paling Indah di Kota Kuno Pompeii Dibangun Ulang secara Virtual
Minggu, 27 Maret 2022 - 06:01 WIB
loading...
The House of Greek Epigram kini bisa dinikmati ulang dengan metode realitas virtual. Foto/Dailymail
A
A
A
JAKARTA - Istana paling indah di kota kuno Pompeii , House of the Greek Epigram dibangun ulang atau rekonstruksi secara virtual. Upaya itu dilakukan oleh peneliti dari Lund University, Swedia bekerja sama dengan lembaga The Great Pompeii Project.
Diketahui Pompeii adalah salah satu kota Romawi Kuno yang terkenal dengan kemewahan dan gaya hidup yang ekstravagansa. Hanya saja kota itu luluh lantai disebabkan oleh letusan dahsyat Gunung Vesuvius.
Salah satu korban letusan gunung itu adalah House of The Greek Epigram. Tempat itu pertama kali digali lagi pada 1870. Saat itu House of The Greek Epigram menyimpan banyak koleksi yang tidak biasa. Sekitar 160 benda ditemukan di sana, termasuk satu set lengkap peralatan makan, seruling pan, perhiasan, serta lampu perunggu dan tanah liat.
Baca juga : Konsumsi Bahan Bakar Dianggap Boros, Ini Jawaban Wuling
![Istana Paling Indah di Kota Kuno Pompeii Dibangun Ulang secara Virtual]()
Kemewahan-kemewahan itulah yang coba diangkat lagi oleh Lund University serta The Great Pompeii Project. Hanya saja caranya dengan menggunakan teknologi imaji khusus yakni Virtual Reality .
"Realitas virtual saat ini memberikan peluang yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk menangkap kembali visual ruang kuno," kata Dr Giacomo Landeschi dari Lund University.
Diketahui Pompeii adalah salah satu kota Romawi Kuno yang terkenal dengan kemewahan dan gaya hidup yang ekstravagansa. Hanya saja kota itu luluh lantai disebabkan oleh letusan dahsyat Gunung Vesuvius.
Salah satu korban letusan gunung itu adalah House of The Greek Epigram. Tempat itu pertama kali digali lagi pada 1870. Saat itu House of The Greek Epigram menyimpan banyak koleksi yang tidak biasa. Sekitar 160 benda ditemukan di sana, termasuk satu set lengkap peralatan makan, seruling pan, perhiasan, serta lampu perunggu dan tanah liat.
Baca juga : Konsumsi Bahan Bakar Dianggap Boros, Ini Jawaban Wuling

Kemewahan-kemewahan itulah yang coba diangkat lagi oleh Lund University serta The Great Pompeii Project. Hanya saja caranya dengan menggunakan teknologi imaji khusus yakni Virtual Reality .
"Realitas virtual saat ini memberikan peluang yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk menangkap kembali visual ruang kuno," kata Dr Giacomo Landeschi dari Lund University.
Lihat Juga :