7 Pesawat Tempur Supersonik yang Dimiliki AS dan Rusia, Ini Keunggulannya

Selasa, 22 Maret 2022 - 07:38 WIB
loading...
A A A
F-15 Eagle adalah pesawat tempur taktis bermesin ganda yang dirancang oleh McDonnell Douglas pada tahun 1967. Pesawat segala cuaca ini dirancang untuk mendapatkan dan mempertahankan keunggulan udara atas pasukan musuh selama pertempuran udara, yang melibatkan posisi dominan di langit.

Pesawat ini pertama kali terbang pada Juli 1972, dan secara resmi memasuki layanan di Angkatan Udara AS pada 1976. F-15 mampu terbang dengan kecepatan lebih dari Mach 2.5 (1.650 mph, atau 2.655 km/jam), dan dianggap sebagai salah satu pesawat paling sukses yang pernah dibuat.

F-15 Eagle diperkirakan akan terus terbang di Angkatan Udara AS setelah tahun 2025, dan juga telah diekspor ke sejumlah negara asing, termasuk Jepang, Israel, dan Arab Saudi.

6. MiG-25 Foxbat

7 Pesawat Tempur Supersonik yang Dimiliki AS dan Rusia, Ini Keunggulannya


Mikoyan-Gurevich atau MiG-25 Foxbat was dirancang untuk mencegat pesawat musuh dengan kecepatan supersonik dan untuk mengumpulkan data pengintaian. Pesawat tersebut merupakan salah satu pesawat militer tercepat yang memasuki layanan operasional.

MiG-25 melakukan penerbangan pertamanya pada tahun 1964, dan pertama kali digunakan oleh Angkatan Pertahanan Udara Soviet pada tahun 1970. Pesawat ini memiliki kecepatan tertinggi Mach 3,2 (2.190 mph, atau 3.524 km/jam).

BACA JUGA: Berapa Biaya Konversi ke Motor Listrik, Ini Rinciannya!

MiG-25 Foxbat masih dalam layanan terbatas di Angkatan Udara Rusia, tetapi juga digunakan oleh beberapa negara lain, termasuk Angkatan Udara Aljazair dan Angkatan Udara Suriah.

7. XB-70 Valkyrie

7 Pesawat Tempur Supersonik yang Dimiliki AS dan Rusia, Ini Keunggulannya


XB-70 Valkyrie enam mesin raksasa dirancang oleh North American Aviation pada akhir 1950-an. Pesawat itu dibangun sebagai prototipe untuk pengebom strategis bersenjata nuklir yang diusulkan.

XB-70 Valkyrie mencapai kecepatan desainnya pada 14 Oktober 1965, saat berakselerasi ke Mach 3,02 (2.000 mph, atau 3.219 km/jam), pada ketinggian 70.000 kaki (21.300 m) di atas Pangkalan Angkatan Udara Edwards di California.

Dua XB-70 dibangun dan digunakan dalam penerbangan uji supersonik dari tahun 1964 hingga 1969. Sementara salah satu prototipe hilang pada tahun 1966 setelah tabrakan di udara, XB-70 lainnya dipajang untuk dilihat publik di Museum Nasional Angkatan Udara Amerika Serikat di Dayton, Ohio.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Pesawat Siluman J-35...
Pesawat Siluman J-35 buatan China dapat Ubah Teknologi Militer Dunia
China Ciptakan Lapisan...
China Ciptakan Lapisan Tembus Pandang agar Pesawat Tidak Terdeteksi Radar
Bantu Gempur Ukraina,...
Bantu Gempur Ukraina, Sahabat Vladimir Putin Sanjung Elon Musk
Spesifikasi Murmansk-BN...
Spesifikasi Murmansk-BN Electronic Warfare, Perangkat Militer Canggih Rusia yang Dipasok ke Iran
Pacific Skies 2024:...
Pacific Skies 2024: Latihan Gabungan Besar Angkatan Udara Eropa di Indo-Pasifik
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Rekomendasi
Mengapa Para Pemimpin...
Mengapa Para Pemimpin Iran Masih Berbeda Pandangan terkait Selat Hormuz?
Selebrasi Liar Lautaro...
Selebrasi Liar Lautaro Martinez Lolos dari Kartu Merah, Begini Penjelasan FIFA
GWM Siap Luncurkan Ora...
GWM Siap Luncurkan Ora Ballet Cat Facelift Bertenaga 201 hp
Berita Terkini
Titik Balik yang Mengubah...
Titik Balik yang Mengubah Ukuran Manusia Purba Ditemukan
SpaceX Berganti Nama...
SpaceX Berganti Nama Jadi SpaceXAI Bukti Fokus pada AI
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
Kontroversi Meletus...
Kontroversi Meletus antara Apple dan OpenAI, Apakah Itu?
Membawa Udara Bersih...
Membawa Udara Bersih ke Dalam Rumah, Bentuk Kepedulian Terbaik Saat Polusi Melanda
Berbasis Open Source,...
Berbasis Open Source, Equnix Dorong Ekosistem PostgreSQL
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved