7 Letusan Gunung Api Terbesar dalam Sejarah, 2 Di Antaranya Ada di Indonesia
Minggu, 13 Maret 2022 - 18:51 WIB
loading...
A
A
A
Letusan itu menyemburkan lebih dari 5 kilometer kubik material ke udara dan menciptakan kolom abu yang naik setinggi 35 km di atmosfer. Abu jatuh di pedesaan, bahkan menumpuk begitu banyak sehingga beberapa atap rumah runtuh.
BACA JUGA: Ini Komponen dan Cara Cek Kerusakaan Kaki-kaki BIar Nyaman Dikendarai
Ledakan itu juga memuntahkan jutaan ton belerang dioksida dan partikel lainnya ke udara dan menyebabkan suhu global turun sekitar 1 derajat Fahrenheit atau 0,5 derajat Celcius pada tahun berikutnya.
6. Gunung Berapi Changbaishan, 1000 M (VEI 7)
Juga dikenal sebagai Gunung Berapi Baitoushan, letusannya memuntahkan material vulkanik hingga ke utara Jepang, dengan jarak sekitar 1.200 kilometer.
Letusan itu juga menciptakan kaldera besar hampir 4,5 km dengan lebar hampir 1 km di puncak gunung. Sekarang dipenuhi dengan perairan Danau Tianchi, atau Danau Langit, tujuan wisata populer baik karena keindahan alamnya.
Terletak di perbatasan China dan Korea Utara, gunung terakhir meletus pada 1702, dan para ahli geologi menganggapnya tidak aktif. Emisi gas dilaporkan dari puncak dan sumber air panas di dekatnya pada tahun 1994, tetapi tidak ada bukti aktivitas baru di gunung berapi tersebut.
7. Gunung Tambora, Pulau Sumbawa, Indonesia - 1815 VEI 7
Ledakan Gunung Tambora adalah yang terbesar yang pernah dicatat oleh manusia yang mencapai peringkat 7 atau super-kolosal pada Volcanic Explosivity Index, peringkat tertinggi kedua dalam indeks.
Gunung berapi yang masih aktif ini merupakan salah satu puncak tertinggi di kepulauan Indonesia.
Letusan mencapai puncaknya pada bulan April 1815, ketika meledak dengan sangat keras hingga terdengar di Pulau Sumatera, lebih dari 1.930 km jauhnya.
Korban tewas akibat letusan itu diperkirakan mencapai 71.000 orang dan awan abu tebal turun di banyak pulau yang berada sangat jauh dari gunung tersebut.
BACA JUGA: Ini Komponen dan Cara Cek Kerusakaan Kaki-kaki BIar Nyaman Dikendarai
Ledakan itu juga memuntahkan jutaan ton belerang dioksida dan partikel lainnya ke udara dan menyebabkan suhu global turun sekitar 1 derajat Fahrenheit atau 0,5 derajat Celcius pada tahun berikutnya.
6. Gunung Berapi Changbaishan, 1000 M (VEI 7)
Juga dikenal sebagai Gunung Berapi Baitoushan, letusannya memuntahkan material vulkanik hingga ke utara Jepang, dengan jarak sekitar 1.200 kilometer.
Letusan itu juga menciptakan kaldera besar hampir 4,5 km dengan lebar hampir 1 km di puncak gunung. Sekarang dipenuhi dengan perairan Danau Tianchi, atau Danau Langit, tujuan wisata populer baik karena keindahan alamnya.
Terletak di perbatasan China dan Korea Utara, gunung terakhir meletus pada 1702, dan para ahli geologi menganggapnya tidak aktif. Emisi gas dilaporkan dari puncak dan sumber air panas di dekatnya pada tahun 1994, tetapi tidak ada bukti aktivitas baru di gunung berapi tersebut.
7. Gunung Tambora, Pulau Sumbawa, Indonesia - 1815 VEI 7
Ledakan Gunung Tambora adalah yang terbesar yang pernah dicatat oleh manusia yang mencapai peringkat 7 atau super-kolosal pada Volcanic Explosivity Index, peringkat tertinggi kedua dalam indeks.
Gunung berapi yang masih aktif ini merupakan salah satu puncak tertinggi di kepulauan Indonesia.
Letusan mencapai puncaknya pada bulan April 1815, ketika meledak dengan sangat keras hingga terdengar di Pulau Sumatera, lebih dari 1.930 km jauhnya.
Korban tewas akibat letusan itu diperkirakan mencapai 71.000 orang dan awan abu tebal turun di banyak pulau yang berada sangat jauh dari gunung tersebut.
(ysw)
Lihat Juga :