3 Negara di Dunia ini Tercatat Pernah Memiliki Laboratorium Senjata Biologis
Kamis, 10 Maret 2022 - 22:28 WIB
loading...
A
A
A
Amerika Serikat memiliki laboratorium penelitian senjata biologis bernama US Army Biological Warfare Laboratories. Laboratorium ini beroperasi di Fort Detrick, Maryland, Amerika Serikat mulai 1943 dibawah kendali Komando Penelitian dan Pengembangan Korps Kimia Angkatan Darat AS.
Penelitian Korps Kimia Angkatan Darat AS ini mengembangkan biocontainment, dekontaminasi, dan sterilisasi gas, serta produksi agen pemurnian program perang biologis AS. Namun, sayangnya pada 1969 penelitian ini dihentikan dan laboratorium tersebut ditutup.
Yang terbaru, Amerika Serikat diberitakan memiliki laboratorium senjata biologis di Ukraina. Dalam hal ini, AS bekerja sama dengan Ukraina untuk mencegah pasukan Rusia menyerbu dan mengambil alih bahan penelitian biologis yang berada di laboratorium tersebut.
2. Uni Soviet
Sebelum keruntuhannya, Uni Soviet pernah mengembangkan program senjata biologis pada 1920-an hingga 1992. Tetapi, ada kemungkinan dilanjutkan oleh Rusia setelah itu. Pada 1960, banyak fasilitas laboratorium senjata biologis di seluruh wilayah Uni Soviet.
Sepanjang sejarahnya, Uni Soviet diketahui telah menimbun sebelas bio agent dan mengejar penelitian senjata biologis lain.
Uni Soviet memiliki agen bernama The All Union Science Production Association Biopreparat yang dibentuk pada April 1974.
Biopreparat ini menjadi pelopor program biologis dengan memiliki banyak fasilitas seperti 3 pabrik percontohan dan 5 pabrik produksi penggunaan ganda.
Penelitian Korps Kimia Angkatan Darat AS ini mengembangkan biocontainment, dekontaminasi, dan sterilisasi gas, serta produksi agen pemurnian program perang biologis AS. Namun, sayangnya pada 1969 penelitian ini dihentikan dan laboratorium tersebut ditutup.
Yang terbaru, Amerika Serikat diberitakan memiliki laboratorium senjata biologis di Ukraina. Dalam hal ini, AS bekerja sama dengan Ukraina untuk mencegah pasukan Rusia menyerbu dan mengambil alih bahan penelitian biologis yang berada di laboratorium tersebut.
2. Uni Soviet
Sebelum keruntuhannya, Uni Soviet pernah mengembangkan program senjata biologis pada 1920-an hingga 1992. Tetapi, ada kemungkinan dilanjutkan oleh Rusia setelah itu. Pada 1960, banyak fasilitas laboratorium senjata biologis di seluruh wilayah Uni Soviet.
Sepanjang sejarahnya, Uni Soviet diketahui telah menimbun sebelas bio agent dan mengejar penelitian senjata biologis lain.
Uni Soviet memiliki agen bernama The All Union Science Production Association Biopreparat yang dibentuk pada April 1974.
Biopreparat ini menjadi pelopor program biologis dengan memiliki banyak fasilitas seperti 3 pabrik percontohan dan 5 pabrik produksi penggunaan ganda.
Lihat Juga :