Apple Tendang Intel dari Produk MacBook Terbarunya
Senin, 15 Juni 2020 - 21:10 WIB
loading...
Apple siap menendang Intel dari berbagai produk komputernya karena mereka memutuskan menggunakan hardware-nya sendiri ke produk komputernya. Foto/Ist
A
A
A
CUPERTINO - Raksasa manufaktur Amerika, Apple , bersiap untuk melakukan lompatan besar lainnya di tahun ini. Kabarnya Apple akan menendang Intel dari produk-produk komputer nya. (Baca juga: Tips Mudah Memaksimalkan Penyimpanan Email di Gmail )
Menurut laporan baru-baru ini, Apple akan memutuskan kerja samanya dengan Intel dan memasukkan chip sendiri pada komputer Mac edisi mendatang. Perusahaan menegaskan untuk mengucapkan selamat tinggal kepada produsen prosesor terkemuka dunia itu setelah 14 tahun lamanya menjalin kerja sama.
Tidak mudah bagi Apple untun mengubah pembuat chip pada MacBook-nya. Pada awal 1990-an, perusahaan pindah dari pemasok prosesor Motorola ke PowerPC. Lalu tahun 2005, mereka beralih lagi dari PowerPC ke Intel. Perangkat Mac berbasis Intel pertama kali diluncurkan di pasar pada Januari 2006.
Apple Macbook
Pada awalnya, koneksi Apple-Intel tampak sempurna, tapi seiring waktu, Intel tidak punya waktu untuk berproduksi. Antara lain, akibat kedatangan arsitek prosesor ARM, Mike Filipp, di markas besar Apple di Cupertino yang memicu perdebatan sengit.
Di pagelaran Worldwide Developer Conference (WWDC) tanggal 22 Juni nanti, perusahaan berencana mengumumkan bahwa mereka pindah ke prosesor Mac sendiri. Sedangkan iPhone dan iPad sudah mendorong unit prosesornya dari dapur internal mereka sendiri, sehingga transisi ke Mac dan penggantian Intel sebenarnya merupakan langkah logis. Namun, waktu pengumuman dapat berubah.
Pelaku industri seperti Microsoft, Samsung atau Lenovo telah memilih untuk beberapa waktu menggunakan chip ARM untuk laptop-nya. Keputusan Apple dapat memicu "pemberontakan" terhadap Intel dan produsen lainnya.
Pengujian chip berbasis ARM baru telah menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan versi berbasis Intel. Peningkatan ini jelas terutama dalam hal kinerja grafis dan aplikasi kecerdasan buatan.
Menurut laporan baru-baru ini, Apple akan memutuskan kerja samanya dengan Intel dan memasukkan chip sendiri pada komputer Mac edisi mendatang. Perusahaan menegaskan untuk mengucapkan selamat tinggal kepada produsen prosesor terkemuka dunia itu setelah 14 tahun lamanya menjalin kerja sama.
Tidak mudah bagi Apple untun mengubah pembuat chip pada MacBook-nya. Pada awal 1990-an, perusahaan pindah dari pemasok prosesor Motorola ke PowerPC. Lalu tahun 2005, mereka beralih lagi dari PowerPC ke Intel. Perangkat Mac berbasis Intel pertama kali diluncurkan di pasar pada Januari 2006.
Apple Macbook
Pada awalnya, koneksi Apple-Intel tampak sempurna, tapi seiring waktu, Intel tidak punya waktu untuk berproduksi. Antara lain, akibat kedatangan arsitek prosesor ARM, Mike Filipp, di markas besar Apple di Cupertino yang memicu perdebatan sengit.
Di pagelaran Worldwide Developer Conference (WWDC) tanggal 22 Juni nanti, perusahaan berencana mengumumkan bahwa mereka pindah ke prosesor Mac sendiri. Sedangkan iPhone dan iPad sudah mendorong unit prosesornya dari dapur internal mereka sendiri, sehingga transisi ke Mac dan penggantian Intel sebenarnya merupakan langkah logis. Namun, waktu pengumuman dapat berubah.
Pelaku industri seperti Microsoft, Samsung atau Lenovo telah memilih untuk beberapa waktu menggunakan chip ARM untuk laptop-nya. Keputusan Apple dapat memicu "pemberontakan" terhadap Intel dan produsen lainnya.
Pengujian chip berbasis ARM baru telah menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan versi berbasis Intel. Peningkatan ini jelas terutama dalam hal kinerja grafis dan aplikasi kecerdasan buatan.
Lihat Juga :