Pasar Metaverse Diperkirakan Tembus Rp11.400 Triliun di 2024
Minggu, 06 Maret 2022 - 14:06 WIB
loading...
A
A
A
BACA JUGA: Monitor Gaming Mini LED Pertama di Dunia Ini Dibanderol Rp36 Juta
Direktur Bisnis Digital PT Telkom Muhammad Fajrin Rasyid mengatakan, pihaknya akan berperan dalam Metaverse dengan penekanan pembentukan ekosistem bisnis yang memberi benefit bagi banyak pihak, bukan untuk segelintir.
”Kami senang bermain di metaverse sebagai sebuah hal baru. Karenanya kami senang jika bisa mengeksplorasi kemitraan dengan banyak pihak. Terlebih, meta sebelumnya sudah ada kemitraan dengan Telkom University melalui TIP, sehingga ini permulaan yang baik," katanya.
Fajrin mengatakan, penekanan ekosistem juga berarti mengidentifikasi peran utama Telkom seraya memastikan pihak lain yang terkait bisa memainkan kapabilitasnya secara optimal.
Karena itu, kolaborasi metaverse dengan industri seperti Meta (induk dari FB, WA dan IG), sangat dinatikan olehnya guna lebih mengetahui kelebihan-kekurangan masing-masing.
![Pasar Metaverse Diperkirakan Tembus Rp11.400 Triliun di 2024]()
”Kolaborasi Metaverse ini juga penting karena tahun ini Indonesia sudah umumkan ibukota baru serta akan menjadi pimpinan pertemuan G20. Pertemuan ini ajang akbar dan dibicarakan semua masyarakat, dan Telkom terus mempersiapkan dalam 10 bulan ke depan agar pertemuan G20 memberi peluang bisnis bagi kami,” katanya.
Direktur Bisnis Digital PT Telkom Muhammad Fajrin Rasyid mengatakan, pihaknya akan berperan dalam Metaverse dengan penekanan pembentukan ekosistem bisnis yang memberi benefit bagi banyak pihak, bukan untuk segelintir.
”Kami senang bermain di metaverse sebagai sebuah hal baru. Karenanya kami senang jika bisa mengeksplorasi kemitraan dengan banyak pihak. Terlebih, meta sebelumnya sudah ada kemitraan dengan Telkom University melalui TIP, sehingga ini permulaan yang baik," katanya.
Fajrin mengatakan, penekanan ekosistem juga berarti mengidentifikasi peran utama Telkom seraya memastikan pihak lain yang terkait bisa memainkan kapabilitasnya secara optimal.
Karena itu, kolaborasi metaverse dengan industri seperti Meta (induk dari FB, WA dan IG), sangat dinatikan olehnya guna lebih mengetahui kelebihan-kekurangan masing-masing.

”Kolaborasi Metaverse ini juga penting karena tahun ini Indonesia sudah umumkan ibukota baru serta akan menjadi pimpinan pertemuan G20. Pertemuan ini ajang akbar dan dibicarakan semua masyarakat, dan Telkom terus mempersiapkan dalam 10 bulan ke depan agar pertemuan G20 memberi peluang bisnis bagi kami,” katanya.
Lihat Juga :