Sony Buat Kecerdasan Buatan yang Bisa Ambil Alih Pemain
Senin, 15 Juni 2020 - 10:05 WIB
loading...
Kantor Pusat Sony di Jepang. FOTO/IST
A
A
A
TOKYO - Saat memainkan game multiplayer, ada saja kendala yang sering dihadapi seperti salah satu pemain memiliki koneksi internet yang tidak stabil dan putus hingga mengacaukan permainan yang bikin tim kalah.
Sony memiliki solusi untuk masalah tersebut. Dalam paten yang ditemukan oleh pengguna Reddit u/WolfgangKaipZ sonya tampaknya akan membuat teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang bisa mengambil alih tugas pemain. Baca Juga - Melebihi Harga Motor 600cc, Jangan Harap Kawasaki Ninja ZX-25R Dijual Murah
Kendati demikian, solusi tersebut bukan hal baru di mana sebelumnya komputer sudah bisa mengambil alih permainan ketika pemain berhenti. Namun paten Sony ini membawanya selangkah lebih maju.
"Ketika pemain pertama berhenti atau berhenti meresposn sebelum game multiplayer selesai, maka pemain pertama digantikan oleh versi simulasi-komputer dari pemain pertama yang memilih tindakannya berdasarkan probabilitas yang dihitung dari tindakan yang dilacak dari pemain pertama," tulis abstrak paten yang dikutip dari Ubergizmo, Senin (15/6/2020). BACA JUGA - Dampak Corona, Gereja Tua Romawi Muncul Kembali dari Dasar Danau
Dengan demikian, permainan multiplayer dapat berlanjut tanpa gangguan atau gangguan dan gaya bermain pemain pertama dipertahankan.
Sony memiliki solusi untuk masalah tersebut. Dalam paten yang ditemukan oleh pengguna Reddit u/WolfgangKaipZ sonya tampaknya akan membuat teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang bisa mengambil alih tugas pemain. Baca Juga - Melebihi Harga Motor 600cc, Jangan Harap Kawasaki Ninja ZX-25R Dijual Murah
Kendati demikian, solusi tersebut bukan hal baru di mana sebelumnya komputer sudah bisa mengambil alih permainan ketika pemain berhenti. Namun paten Sony ini membawanya selangkah lebih maju.
"Ketika pemain pertama berhenti atau berhenti meresposn sebelum game multiplayer selesai, maka pemain pertama digantikan oleh versi simulasi-komputer dari pemain pertama yang memilih tindakannya berdasarkan probabilitas yang dihitung dari tindakan yang dilacak dari pemain pertama," tulis abstrak paten yang dikutip dari Ubergizmo, Senin (15/6/2020). BACA JUGA - Dampak Corona, Gereja Tua Romawi Muncul Kembali dari Dasar Danau
Dengan demikian, permainan multiplayer dapat berlanjut tanpa gangguan atau gangguan dan gaya bermain pemain pertama dipertahankan.
Lihat Juga :